Kekinian dan Syarat Khas Alam, Ibas Dukung Batik Ecoprint Berkembang 


Kekinian dan Syarat Khas Alam, Ibas Dukung Batik Ecoprint Berkembang 


Di era modern, batik tak hanya dibuat menggunakan malam dan canting ataupun dicap dengan alat. Batik ecoprint menjadi salah satu contoh hasil batik yang unik dan menarik. Dengan memanfaatkan kekayaan alam, batik ecoprint menjadi salah satu variasi batik kontemporer kekinian.

Ketua Fraksi Partai Demokrat DPR RI, Edhie Baskoro Yudhoyono (EBY) menilik langsung proses pembuatan batik ecoprint di UMKM Rahma Ecoprint Collection (15/4/2023). Sesuai namanya, batik ecoprint berasal dari ekosistem alam yang dicetak dengan cara diprint. Pola-pola yang ada pada batik ecoprint merupakan dedaunan asli yang diambil dari lingkungan sekitar. UMKM yang terletak di Desa Selosari, Magetan ini sudah 3 tahun memproduksi batik ecoprint.

"Ecoprint ini salah satu cara untuk kita menciptakan variasi dari batik yang kita gunakan sehari-hari. Biasanya kita kenal batik secara konvensional, seperti batik tulis, batik cap, tetapi ini lebih dari itu, menggunakan bahan-bahan dari alam, pola-pola dari daun, pewarna alami dari kayu, prosesnya pun berbeda dengan batik konvensional. Keren banget ya!!!,” tutur Edhie alias Ibas.

Selain kekinian, batik ecoprint juga memilki keunggulan karena bersifat ramah lingkungan. Bahan-bahan yang dibutuhkan adalah bahan alami tanpa bahan sintesis atau unsur kimia. Sehingga, air buangannya tidak menimbulkan pencemaran tanah, air, atau udara.

“Jadi selain motif dan warnanya kekinian, batik ini bisa menjadi salah satu car kita semua menjaga lingkungan ya. Dengan batik ecoprint, kita menjaga kelestarian budaya sekaligus kelesatrian alam, MANTAP!!,” ungkap EBY dengan penuh semangat.

Ibas begitu kagum dengan gagasan batik ecoprint. Dari tahun ke tahun, anggota Komisi VI DPR RI ini terus mendukung UMKM kreasi anak bangsa. Dalam kunjungannya di UMKM Rahma Ecoprint Collection, ia juga membawa pulang tiga kain batik ecoprint yang Ia request sendiri menggunakan warna kesukaan.

"Saya pun datang ke sini selain untuk belajar, juga untuk memesan. InsyaAllah apa yang saya pesan itu bisa menjadi bagian dari promosi kami di Jakarta. Bagus-bagus ya, warnanya juga cantik-cantik, cocok untuk anak muda dan anak-anak saya di rumah. Buat oleh-oleh, buat seragam dengan keluarga,” kata EBY.

"Ini adalah ilmu yang sangat luar biasa. Kalau di tempat-tempat membatik itu biasanya diberikan pembimbingan, pelatihan, tetapi saya rasa Bu Rahma bukan yang dibimbing lagi. Justru saatnya Bu Rahma membimbing dan mengajarkan kepada yang lain terkait apa yang sudah dilakukan, agar menjadi contoh untuk dikembangkan," imbuhnya.

Ibas percaya jika sesuatu yang dilakukan dengan ikhtiar dan kerja keras akan membuahkan hasil yang manis. "Kesulitan-kesulitan yang kita alami hari ini, kehidupan perekonomian yang mungkin masih terasa belum berpihak pada kita, Insya Allah dapat terobati dengan cara berikhtiar, bekerja, mengembangkan pikiran positif, dan bertanggung jawab untuk memajukan wilayah kita masing-masing," pesan Ibas.

Rahma, pemilik UMKM Rahma Ecoprint Collection sangat berterima kasih atas kedatangan Ibas. Ia tidak menyangka usaha home-production yang dirintisnya dapat disambangi seorang wakil rakyat. "Saya benar-benar berterima kasih atas kedatangan Mas Ibas. Tadi Mas Ibas berpesan agar usaha ecoprint saya bisa dikembangkan dan bisa mengajak masyarakat sekitar untuk mengenalkan dan melanjutkan usaha ecoprint ini. Insya Allah akan saya laksanakan, sekali lagi saya mengucapkan terima kasih banyak Mas EBY,” ungkap Rahma.

Bagikan Artikel ke

BERITA LAINNYA
- Sambut Putusan MK, Ibas Sampaikan Selamat dan Harapannya untuk Prabowo-Gibran - Halal Bihalal di Ngawi dan Magetan, Ibas Ucapkan Terima Kasih dan Tanamkan Kerukunan DAPIL - Rekapitulasi DB1 Tingkat Kabupetan: Suara Ibas Tak Terbendung di Posisi Atas - Hasil Pemilu Sementara: Edhie Baskoro Yudhoyono Raih Suara Tertinggi Caleg DPR RI Jatim VII - Nyoblos di Pacitan, Ibas: Demokrat Sukses Pemilu, Indonesia Bahagia, Maju, dan Sejahtera