Nasional

Hadiri Malam Kebudayaan, Ibas: Ini Adalah Wujud Penghargaan untuk Para Seniman


Hadiri Malam Kebudayaan, Ibas: Ini Adalah Wujud Penghargaan untuk Para Seniman

Ketua Fraksi Partai Demokrat Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas) menghadiri Malam Kebudayaan dan Sesi Lelang Merajut Persatuan di Taman Ismail Marzuki, Jakarta, Kamis (24/8). Acara ini diinisiasi oleh Jogja Disability Arts dan Yayasan Urun Daya Kota.

Pada acara tersebut, hadir Presiden ke-6 Republik Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), yang menyampaikan pidato kebudayaan sekaligus menyumbangkan lukisan untuk dilelang. Salah satunya lukisan pemandangan sawah dan pegunungan dengan suasana pagi hari yang masih diselimuti kabut, yang dituangkan dalam kanvas berukuran 90 x 60 cm.

Ibas kemudian menyampaikan rasa bangganya pada acara yang terselenggara apik dengan menghadirkan ratusan seniman, budayawan, dan penyandang disabilitas.

“Tentu saya sangat merasa bangga dan bahagia dapat hadir sekaligus berpartisipasi langsung pada acara malam ini. Menyaksikan berbagai karya seni lukis yang luar biasa indahnya. Lukisan-lukisan yang memancarkan pesona dan penuh makna,” ungkap Ibas.

Dalam acara tersebut, Ibas juga turut serta dalam lelang dan membeli dua lukisan. Lukisan “Tanah Lot” karya Yuni Darlena dan “Ibu Bumi 1” karya Nasirun. Wakil Ketua Umum Partai Demokrat ini membawa pulang dua lukisan tersebut dengan harga Rp100 juta dan Rp95 juta. Bagi Ibas, harga yang dibayarkan bukan sebatas nominal, melainkan sebagai wujud penghargaan atas ide, karya, dan kerja keras para seniman.

"Dua lukisan ini adalah hasil karya yang tidak ternilai. Yang satu lukisan karya pelukis ternama, satu lagi adalah lukisan karya seorang seniman disabilitas. Saya sangat bangga dengan para seniman yang tidak pernah berhenti berkarya walaupun dihadapkan dengan keterbatasan apa pun. Semoga ini bisa menjadi inspirasi bagi teman-teman yang lain," tutur Ibas.

Yuni Darlena sendiri merupakan pelukis dengan disabilitas fisik asal Bengkulu. Ia aktif mengikuti berbagai pameran di tingkat nasional dengan ciri khas karyanya yang naturalis. Bahkan jika melihat lukisan "Tanah Lot" yang ia buat, sekilas nampak seperti foto asli yang dipotret langsung dari Tanah Lot, Bali.

Sementara itu, Nasirun adalah salah satu pelukis ternama di Indonesia yang kerap menggunakan kontras warna cerah dan warna gelap yang intens. Pada lukisan "Ibu Bumi 1", Nasirun memadukan dominasi warna kuning, hijau, oranye, dan krem. Dengan berbagai hasil karya yang begitu unik dan indah, pelukis kenamaan asal Yogyakarta ini bahkan pernah mendapatkan 3 penghargaan sekaligus dari Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI).

Bagikan Artikel ke

BERITA LAINNYA
NASIONAL - Tumpah Ruah Jalan Sehat Bersama SBY di Pacitan, Ibas: Jadikan Kakimu Sebagai Temanmu untuk Berjalan DAPIL - Partai Demokrat Peduli, Ibas Ingin Program Pro Rakyat Tepat Sasaran DAPIL - Serap Aspirasi Petani Bawang, Ibas Ajak Pilih yang Dengar Suara Rakyat DAPIL - Tinjau Roti Khas Magetan, Ibas Ajak Warga Pilih Pemimpin Amanah dan Peduli DAPIL - Ibas Temu Sapa dengan Zilenial: Demokrat Partainya Anak Mud