Trenggalek – Kepolisian Resort Trenggalek, Jawa Timur mengklaim masih mengalami kekurangan anggota polisi untuk menjaga keamanan dan ketertiban di seluruh wilayah Trenggalek. 
 
Kepala Bagian Sumberdaya (Sumda), Polres Trenggalek, Kompol Sumilih mengatakan, dari hasil analisa dan evaluasi, untuk mengamankan 157 desa dan kelurahan yang tersebar di 14 kecamatan di Kabupaten Trenggalek, jumlah ideal personil polisi yang dibutuhkan mencapai 1.088 anggota namun saat ini jumlah polisi yang dimiliki Polres Trenggalek hanya 694 personil.
 
“Minimal segitu jumlah personil kita, tapi karena masih belum mencukupi, maka kita memaksimalkan anggota yang ada,” katanya.   
 
Sumilih menambahkan, idealnya untuk setiap wilah hukum, perbandingn jumlah polisi dengan masyarakat adalah 1 : 300 . Dengan perbandingan yang ideal maka proses penanganan hukum maupun ketertiban masyarakat lain akan lebh cepat. 
 
Meskipun mengalami kekurangan jumlah personil, pihaknya mengklaim, hingga saat ini tidak mengalami kesulitan untuk mengamankan seluruh wilayah di Kabupaten Trenggalek. Bahkan satu desa telah ditempatkan satu polisi. 
 
“Kami juga memaksimalkan kinerja polisi melalui masing-masing fungsi dan kesatuan, Alhamdulillah lancar dan tidak ada kendala,” imbuhnya. 
 
Terkait penambahan jumlah polisi, Polres Trenggalek terus berupaya menggenjot pendaftar anggota baru kepolisian dari berbgai jenjang, mulai dari tamtama , bintara maupun Akpol. 
 
“Biasanya mereka (anggota polisi) yang baru jadi akan dikembalikan ke daerah masing-masing,” ujarnya.