PONOROGO – SD Muhammadiyah 1 Ponorogo mengukir sejarah di dunia internasional. Siswa sekolah yang digawangi Syamsuddin Mufthi, M.Pd itu berhasil menggondol tiga prestasi lomba robot di Malaysia, Minggu (27/5) silam. Tiga siswanya menyabet juara tiga kategori sekaligus dalam ajang International Islamic School Robot Olympiad (IISRO) di Gedung Pusat Sains Negara di Bukit Kiara, Malaysia.

 

Perjuangan anak-anak SD Muhipo ini tegolong luar biasa. Mereka berangkat dari kompetisi regional, nasional hingga lolos internasional. Ketiga prestasi tersebut adalah, juara 2 lomba robot jenis line tracer analog yang diraih M. Iqbal Riyanto kelas VI. Dikategori yang sama Ahmad Alvin Noormuchtar juga menyabet juara 3. Prestasi juga dipersembahkan M. Iqbal Riyanto dalam Robot Maze Zolving. Siswa kelas VI ini pun mampu menjadi juara 2. Sementara di kategori robot Transforter nama SD Muhipo pun juga berkat kelihaian M. Alghifari Arifuddin yang meraih juara ketiga. “Alhamdulillah kita mampu memborong piala di tingkat internasional. Ini membanggakan kami,” ungkap kepala SD Muhipo Syamsuddin Mufthi, M.Pd didampingi Nur Kholis, S.Pd guru pembina kepada Sinergis, Jum’at (1/6) lalu.

 

Dalam IISRO 2012 tersebut, para peserta mengadu keterampilannya dan siapa yang berhasil menang akan mendapatkan medali emas yang disiapkan oleh pihak penyelenggara. SD Muhipo pun yang meraih juara 2 dan 3 mendapatkan sertifikat dan medali. Hadiah langsung diserahkan oleh penggagas lomba robot IISRO 2012, Arief A. Yudanarko. “Keikutsertaan lomba robot ini akan memberikan pengalaman kepada para siswa untuk bertanding di luar negeri,” sebutnya.

 

Kedepan pihaknya bakal melakukan pengembangan dalam hal robotika. Terutama robot yang berguna dan berhubungan langsung dengan kepentingan pendidikan. Salah satunya yaitu dengan merakit robot Semapor dan Sumo. Robot Semapor itu, kata dia, nantinya bermanfaat dalam kegiatan kepramukaan. “Jadi aba-aba sandi pramuka nanti tidak lagi digerakkan manusia. Tapi oleh robot yang bakal kami rakit ini,” tandasnya.

 

Dengan unggulnya SD Muhipo dalam robotika ini membuktikan bahwa sekolahnya komitemen memberikan layanan lebih kepada anak didik. Ia pun berharap, anak-anak berprestasi ini dimudahkan ketika masuk ke jenjang selanjutnya. “Janji Kadiknas Ponorogo agar siswa robotika ini langsung lolos lewat jalur prestasi semoga terwujud,” tegasnya. Selain itu pihaknya berharap agar sekolah setingkat SMP dan SMA bisa membentuk komunitas robot seperti sekolahnya. “Sehingga anak kami yang lulus tidak terputus kreatifitasnya dalam robotika,” pungkasnya. 

(MUH NURCHOLIS)