Ngawi- Ketua Fraksi Partai Demokrat (F-PD) DPR, Edhie Baskoro Yudhoyono atau yang akrab disapa Ibas, mengatakan, saat ini eksistensi Negara Republik Indonesia (NKRI) harus dipertahankan sejak dini. Pernyataan tegas tersebut disampaikan melalui kedua stafnya David Kristian dan Berry Hadinata dihadapan konstituen di wilayah Kabupaten Ngawi. Pernyataan tersebut disampaikan kedua staf Ibas saat bertatap muka dengan para mahasiswa dan warga di kampus Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Islamiyah (STITI) Karya Pembangunan (KP) di Desa/ Kecamatan Paron, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur. Mohon maaf karena ada beberapa kegiatan yang tidak bisa ditinggalkan Mas ibas telah mengutus kami berdua untuk menyapa para warga masyarakat khususnya para mahasiswa di kampus ini untuk lebih memantapkan empat pilar kebangsaan yang dikemas dalam sosialisasi ini, terang David Kristian. Ungkapnya, pemahaman bernegara yang baik harus sejalan dengan upaya penguatan karakter bangsa lewat sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan kepada masyarakat. Yaitu, Pancasila, Undang-Undang Dasar (UUD) 1945, Bhineka Tunggal Ika, dan NKRI. Dia menambahkan, pentingnya empat pilar kebangsaan dalam kehidupan sehari-hari. Terutama generasi muda yang harus memahami dan didorong menerapkan empat pilar kebangsaan itu sehingga muncul kesadaran akan cinta Tanah Air. Keempat pilar ini menjadi kunci dalam mengelola keutuhan bangsa Indonesia. Pilar-pilar negara ini juga yang membuat bangsa kita disegani oleh bangsa-bangsa lain, ungkapnya lagi. Kegiatan ini kata dia merupakan bagian dari program saat reses mengunjungi masyarakat di Dapil VII Jatim meliputi Kabupaten Pacitan, Ngawi, Magetan, dan Ponorogo. Dirinya berharap, dengan adanya sosialisasi empat pilar yang dilakukan secara sinergis ini akan menjadi jiwa karakter yang di bangun sesuai dengan nilai-nilai Pancasila dan UUD 1945. Agar nantinya bangsa ini menjadi bangsa yang sejahtera dan berdaulat. Dalam kunjungan sehari di Kabupaten Ngawi ini kedua staf Ibas tersebut mengunjungi 4 titik lokasi yang ada. Seperti bertatap muka dengan para siswa SMK PGRI 6 Ngawi, Kampus STITI KP Paron, mengunjungi home industry pembuatan tas plastic di Desa Selopuro, Kecamatan Pitu dan diakhiri melihat langsung olahraga sepakbola di lapangan Desa Legundi, Kecamatan Karangjati(ARD/PR)