Ngawi – Para tenaga pendidik di Kabupaten Ngawi masih berharap kepada pemerintah dan anggota wakil rakyat untuk lebih memperhati para kontituennya. Diungkapkan oleh Didik Subiantono Spdi selaku kepala Sekolah SMP PGRI Padas Ngawi, pihaknya mengharapkan kepada pemerintah tidak hanya pusat, propinsi dan daerah harus bisa bersinergi dengan anggota dewan agar kiranya perjalanan pembangunan, kesejahteraan masyarakat tertinggal dan peningkatan pendidikan dari progam serta bantuan tidak tumpang tindih.

 “ Saya mengakui sudah banyak bantuan yang diberikan kepada masyarakat baik itu dari pemerintah maupun anggota dewan namun alangkah baiknya bantuan tersebut  bisa dikoordinasikan  dengan baik agar terwujud pemerataan dan tepat sasaran”  tegasnya.

kritikan ini pihaknya ungkapkan  mendasar banyak bantuan dan progam baik dari pemerintah dan anggota dewan yang tidak tepat sasaran.  Masih ada tendensi politik dan juga azas kekeluargaan dalam penyerahan bantuan serta progam tersebut.  Memang bahwa pembangunan di daerah tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah daerah setempat saja, tetapi juga layak menjadi tugas seorang wakil rakyat agar bisa bersinergi  melakukan pembangunan bersama-sama.

Diusianya yang masih muda Mas Didik sudah di kenal di berbagai  kalangan birokrasi sebagai salah seorang pemuda ahli dalam berorganisasi, sehingga di percaya oleh daerah memimpin sekolah setingkat menengah pertama di kecamatan Padas Ngawi.

Dalam kritikan yang ditujukan kepada pemerintah dan anggota dewan ini hanya semata untuk peningkatan kesejahteraan dan kemajuan Ngawi.  Menanggapi peran serta Edhie Baskoro Yudhoyono anggota DPR RI dari dapil VII Jawa Timur.  Mas  Didik merasa bangga dengan perjuangan dan pengawalan anggota dewan yang satu ini, namun pihaknya mengharapkan  untuk mas Ibas dengan panggilan akrab Edhie Baskoro Yudhoyono  ini lebih memperhatikan kontituennya. Pasalnya hingga detik ini hanya mas Ibas saja yang memberikan sumbangsih kepada masyarakat kecil secara continue.

“ Saya bangga dengan mas Ibas memberikan sumbangsih pengawalan progam dan perjuangan, namun alangkah baiknya di tingkatkan untuk menunjukkan bahwa mas Ibas lain dari dewan yang lain, “paparnya.

Seperti yang di ketahui bahwa sekolah yang pihaknya pimpin ini, termasuk sekolah dalam kategori tertinggal dan mas Ibas memberikan bantuan sosial kepada sekolah kami yang  hal itu sangat luar biasa. Pihaknya berharap tidak hanya sekolah kami saja yang di berikan bantuan namun masih banyak sekolah-sekolah di kabupaten Ngawi yang terletak di pinggiran dan bahkan perbatasan kabupaten belum di perhatikan. 

“ saya yakin mas Ibas dan juga timnya pasti bisa dipercaya dengan memberikan bantuan secara tepat sasaran serta memperhatikan daerah tertinggal”  jelasnya. ARD