PACITAN- Sedikitnya sebanyak 137 atlet asal Pacitan, bakal diterjunkan dalam event Porprov Jatim IV. Mereka bakal dipertandingkan di 16 cabang olah raga. Wakil Bupati Pacitan, H. Prajitno, mengatakan, sebagai tuan rumah penyelenggara empat cabang olah raga, yaitu sepak takraw, bola volley pantai dan in door serta catur, dia mengajak kepada seluruh elemen masyarakat, khususnya para pewarta berita ikut mensukseskan terselenggaranya pekan olah raga tingkat provinsi tersebut. Pun, mantan Kepala Sekolan SMAN 1 Pacitan itu menginginkan agar para atlet asal Pacitan bisa meraih prestasi tertinggi. “Sebagai tuan rumah, kita harus bisa mensukseskan Proprov Jatim IV ini. Baik sukses prestasi maupun sukses penyelenggaraan,” ujarnya, saat menggelar jumpa pers dengan sejumlah media cetak dan elektronik di aula pertemuan Gedung Olah Raga (GOR) Pacitan, Sabtu (22/6) malam kemarin.

Wabup menyadari, baru kali pertama Pemkab Pacitan ditunjuk sebagai tuan rumah penyelenggara empat cabor dalam Porprov Jatim IV. Karena itu, wajar bila dalam pelaksanaannya masih ditemui sejumlah kendala. Namun demikian, dia menegaskan, persoalan tersebut sudah bisa diatasi oleh tim teknis yang ditunjuk oleh personil Koni. Beberapa kendala tersebut diantaranya aliran listrik PLN yang kadang-kadang byar pet, juga aliran air disejumlah tempat pemondokan atlet. “Permasalahan tersebut, Insya Allah sudah bisa diatasi oleh tim dari PLN. Mudah-mudahan kedepan, tidak lagi ada kendala,” harapnya.

Sementara itu Sekretaris Koni Kabupaten Pacitan, Heri Praptono mengungkapkan, Porprov Jatim IV ini kali akan diikuti sebanyak 1193 atlet, official dan juga panitia pelaksana. Khususnya di Pacitan, yang ditunjuk sebagai tuan rumah penyelenggara empat cabor, telah mempersiapkan sebanyak 38 hotel, penginapan, sekolahan, serta gedung milik pemkab sebagai tempat pemondokan para atlet. “Soal tempat pemondokan, semua sudah kita persiapkan. Bahkan, kita juga meminjam gedung sekolah, serta gedung milik pemerintah yang dipergunakan sebagai pemondokan atlet,” sebutnya, kemarin.

Selain menyediakan fasilitas tempat pemondokan, lanjut dia, Koni juga memberikan stimulus bagi atlet dan official yang meraih prestasi. Misalnya bagi atlet yang berhasil menyabet medali emas, akan diberikan bonus sebesar Rp. 5 juta, medali perak Rp 3 juta, dan perunggu Rp. 2 juta. Begitu juga dengan officialnya. Mereka masing-masing akan mendapatkan bonus mulai Rp. 1 juta hingga Rp. 3 juta bagi atletnya yang berhasil meraih medali perunggu, perak, serta emas. “Anggaran tersebut berasal dari APBD Kabupaten Pacitan,” jelasnya.(Yuniardi Sutondo)