PONOROGO  –   Ari Hersowianudin  selaku Ketua Majelis Pimpinan Cabang Pemuda Pancasila (MPC PP) Kabupaten Ponorogo  menjelaskan salah satu program andalan yang akan dilaksanakan PP agar tak kalah dengan Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) lain, Pemuda Pancasila (PP) akan mendirikan Koperasi sebagai badan usaha penyaluran sembilan bahan pokok. Pendirian Koperasi ini untuk menindaklanjuti kesepakatannya dengan Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik (Bulog).

    Nota kesepahaman (MoU) dengan Bulog tersebut, ditandatangani pada Rakernas PP tanggal 13 Oktober 2015 lalu. “MoU dengan Perum Bulog ini dilakukan dalam rangka mempercepat penyaluran sembako,” kata  Ari Hersowianudin, Minggu (31/1). Dia juga memaparkan bahwa  tujuan kerja sama ini, agar sembako seperti  daging, beras, gula dan minyak goreng bisa cepat sampai ke masyarakat, sekaligus mencegah hal tidak diinginkan, termasuk kemungkinan adanya permainan harga dari oknum tertentu.

    “Kami ingin masyarakat mendapat sembako sesuai harga bulog dan mencegah penguasaan sembako oleh pihak yang selama ini diduga mempermainkan harga. Koperasi ini merupakan badan usaha yang layak karena ditangani oleh banyak orang, bukan milik pribadi,” terangnya. Selain itu, kerja sama dengan Bulog diharapkan dapat memperlancar tugas Bulog dalam rangka pengadaan komiditi pangan yang kemudian menjadikan Bulog memiliki stok penyangga, serta stabilisasi harga.

    “Kami berharap mampu mendorong pemerintah mengembalikan Bulog ke posisi semula. Bukan hanya mencari keuntungan semata, tapi berfungsi menjaga stabilisasi harga dan stok penyangga, serta memastikan jangan sampai komiditi dikuasai segelintir orang yang dampaknya membuat rakyat menderita,” paparnya.

    Selain program kerjasama dengan Bulog dan pendirian Koperasi, PP juga akan melaksanakan kaderisasi di seluruh Kecamatan serta melakukan kegiatan sosial kemasyarakatan, seperti pendampingan hukum kepada masyarakat, khususnya masyarakat miskin. (MUH NURCHOLIS)