Trenggalek–Pemerintah Provinsi Jawa Timur terus berupaya untuk mengatasi luapan Sungai Dawung di Desa bendorejo Kecamatan Pogalan, Kabupaten Trenggalek.

Dari pantauan tim EBY di aliran DAM Dawung, Desa Bendorejo, Kecamatan Pogalan, para pekerja tampak menggali bagian selatan aliran sungai dengan bantuan eskavator.

Menurut seorang pekerja, proyek tersebut merupakan lanjutan dari pengerjaan dasar sungai yang sempat terhambat musim hujan beberapa waktu lalu.

Dari pantauan di lapangan, di bagian bawah jembatan dibangun landasan model tangga. Hal ini untuk mencegah arus sungai mengalir dengan deras ke hilir saat musim hujan.

Sedangkan di bagian lain, para pekerja nampak meratakan tebing sungai dan membersihkan tumpukan tanah yang cukup menggunung.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum Binamarga dan Pengairan (PUBMP) Kabupaten Trenggalek, Yoso Mihardi membenarkan adanya lanjutan proyek tersebut. Hanya saat dinas kurang mengetahui dengan pasti berapa anggaran proyek lanjutan itu.

“Proyek Sungai Ngasinan di bawah pengawasan langsung Dinas PU Provinsi Jawa Timur dan Balai Brantas,” katanya. 20/5

Dinas PUBMP Trenggalek sendiri saat ini berkonsentrasi pada normalisasi sungai kecil yang mengalir di Kabupaten Trenggalek.

“Sedangkan untuk sungai besar di bawah kendali langsung provinsi,”ujarnya. Dimas