Ngawi- Untuk mengenang perjuangan bangsa memang tidak mudah apalagi dalam era generasi saat ini. Tetapi tidak demikian yang dilakukan Pemkab Ngawi terhadap tokoh nasional Dr.KRT.Radjiman Wedyodiningrat.

Melalui Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Kabupaten Ngawi mengusulkan agar Dr.KRT.Radjiman Wedyodiningrat menjadi pahlawan nasional. Usulan tersebut diwujudkan dalam seminar nasional bertema “Sumbangsih Dr.KRT.Radjiman Wedyodiningrat Terhadap Bangsa dan Negara Republik Indonesia” di Balai Pertemuan Notosuman Jalan Raya Ngawi-Solo, Rabu (17/4).

“Beliau (Dr.KRT.Radjiman Wedyodiningrat-red) merupakan tokoh pejuang bangsa yang ikut andil dalam pembentukan dasar negara Pancasila dan Negara Kesatuan Republik Indonesia ini maka sudah selayaknya mendapatkan gelar pahlawan nasional,” terang Ir.Budi Sulistyono, Bupati Ngawi.

Seminar nasional  ini dihadiri tidak kurang dari 300 peserta dari kalangan akademisi, pejabat pemerintah dan tokoh masyarakat.  Bupati Ngawi sudah lama menggagas Dr.KRT.Radjiman menjadi pahlawan. Gagasan tersebut urainya, pernah dilakukan bersama dengan Komunitas Pawitandirogo yang merupakan perkumpulan tokoh masyarakat dari 5 kabupaten yang ada meliputi Pacitan, Ngawi, Magetan, Madiun dan Ponorogo.

“Kita sebagai generasi penerus jangan sampai melupakan sejarah maka tokoh yang satu ini terus kita upayakan menjadi pahlawan apalagi beliau juga bagian dari seorang tokoh di Kabupaten Ngawi dalam masa perang kemerdekaan,” ungkap Kanang lagi.

Gagasan Kanang tersebut diperkuat dengan penerbitan  SK Bupati Nomor 188/41/44.012/2013 tentang Pembentukan Peneliti dan Pengkaji Gelar Daerah Ngawi tertanggal 5 Februari 2013 yang berisikan usulan Dr.KRT.Radjiman Wedyodiningrat menjadi pahlawan nasional. Ardian