Trenggalek- Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur mengerahkan seluruh panitia pengawas lapangan (PPL) untuk memantau pemutakhiran Daftar Penduduk Potensial Pemilih Pemilu (DP4) untuk pemilu legislatif 2014.

Ketua Divisi Pengawasan Panwaslu Kabupaten Trenggalek, Abdul Haris, Kamis mengatakan, tahap pemutakhiran data calon pemilih tersebut merupakan bagian terpenting dari pemilihan umum. Karena hasilnya akan dijadikan acuan untuk menetapkan daftar pemilih sementara (DPS) maupun daftar pemilih tetap (DPT).
“Untuk itulah kami melakukan pengawasan ketat terhadap proses ini. PPL juga akan memastikan seluruh kepala keluarga (KK) telah didatangi oleh pantarlih (panitia pendafataran pemilih),” katanya. 24/5 
Karena salah satu kewajiban yang harus dilakukan oleh pantarlih adalah mendatangi satu persatu rumah yang ada di wilayah tugasnya masing-masing guna mendata calon pemilih.
Hanya dengan cara itulah seluruh masyarakat yang telah memiliki hak suara bisa masuk dan terdaftar dalam DPS maupun DPT pemilu legislatif mendatang.
Lanjut Haris pantarlih tidak boleh menggunakan data lain, termasuk DPT pilkades untuk menjadi patokan baku dalam melakukan pemutakhiran DP4.
“Karena yang menjadi dasar adalah hasil dari kegiatan ‘door to door’ itu. Makanya setiap rumah harus ditempeli stiker sebagai bukti telah didatangi pantarlih,” jelas Haris.
Selain itu beberapa hal yang akan menjadi titik pengawasan PPL adalah potensi daftar pemilih ganda maupun calon pemilih yang telah meninggal dunia.
“Kalau memang ada yang meninggal dunia sebelum dilakukan coklit (pencocokan dan penelitian) pantarlih, maka harus dicoret dari daftar calon pemilih. Sedangkan kalau meninggalnya setelah pemutakhiran, nanti akan dilakukan perbaikan,” paparnya.
Abdul Haris menambahkan, apabila dalam pemutakhiran itu ditemukan penduduk yang telah memiliki hak pilih namun belum masuk dalam DP4, pihak pantarlih diwajibkan untuk memasukkan ke dalam daftar pemilih.
Sejak, Selasa (21/5) Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Trenggalek resmi melepas 16.355 pantarlih guna melakukan pemutakhiran DP4. Dalam tahap ini jumlah penduduk yang akan dimutakhirkan sebanyak 502.528 terdiri dari 248.802 KK. (Dimas)