PONOROGO – Sebanyak 68 orang Kamituwo (Kepala Dusun) se-Kecamatan Slahung menyatakan ikrar akan menyukseskan penarikan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) serta pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Tahun 2013. Hal tersebut terungkap saat dilaksanakan Konferensi Rutin Kamituwo se-Kecamatan Slahung di Pendopo Kecamatan Slahung, Selasa (19/3). Selain dihadiri oleh seluruh Kamituwo se-Kecamatan Slahung, acara juga dihadiri oleh jajaran Muspika Kecamatan Slahung.

Menurut Ketua Paguyuban Kamituwo se-Kecamatan Slahung, Solikhin yang juga Kamituwo di Desa Gundik, pihaknya siap menyukseskan semua program pemerintah termasuk pelaksanaan PBB maupun Pilkades 2013 ini.  Sementara itu Camat Slahung Bambang Nurcahyo mengucapkan terima kasih atas kekompakkan seluruh Kamituwo se-Kecamatan Slahung. “Pemerintah Kecamatan Slahung memberi apresiasi luar biasa dan bangga dengan kebersamaan seluruh Kamituwo yang ada di Kecamatan Slahung ini. Kami berharap kebersamaan ini terus dipertahankan dan dilanjutkan di masa yang akan datang,” kata Bambang Nurcahyo selaku Camat Slahung didampingi Amad Samsudin dari Seksi Keamanan dan Ketertiban Umum Kecamatan Slahung.

Dia juga berharap para perangkat desa, khususnya para Kamituwo untuk selalu mengawal dan menyukseskan Pemerintahan Desa serta pembangunan di desa masing-masing. Memasuki tahun 2013 sebagai Tahun Politik, pihaknya menghimbau kepada seluruh elemen termasuk para Kamituwo untuk tetap menjaga Netralitas pada semua tataran pesta demokrasi, mulai Pilkades serta Pilgub yang akan digelar 2013 ini maupun Pileg dan Pilpres yang akan dihelat 2014 mendatang.

“Kamituwo harus menjaga Netralitas serta tetap kompak, karena pesta demokrasi adalah hal yang biasa,” paparnya. Lebih lanjut, ia juga berpesan jika ada perangkat desa yang merangkap menjadi Petugas Pemungutan Suara (PPS) atau staf di sekretariat PPS untuk bisa membagi waktu.  Mantan camat Sampung dan Kauman ini juga menghimbau para Kamituwo untuk menyukseskan Gerakan Sadar Pajak dengan segera memungut Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) dari masyarakat. Tim Media Ponorogo