Ponorogo-Selesainya pembangunan jembatan Bailey (darurat) yang menghubungkan Jalur Ponorogo – Pacitan membuat arus lalu-lintas kembali normal sejak, Kamis (9/5/2013). Jembatan darurat tersebut mulai bisa dilalui kendaraan roda 2 dan roda empat dengan kapasitas dibawah 5 ton. Namun, hingga kini masih menggunakan sistem buka tutup. Pasalnya, pengaspalan jalan belum selesai total. Akan tetapi, truk muatan barang juga mulai dapat melintasi jembatan yang ambruk 6 April 2013 lalu. Oleh karenanya, roda empat tidak harus memutar melintasi Wonogiri atau pun melalui Kecamatan Ngrayun.Akan tetapi, untuk kendaraaan angkutan bus dan truk roda enam belum diperbolehkan melintas karena masih diaspal tahap kedua.

Salah seorang pengguna jalan, Narti (27) warga Pacitan mengatakan jembatan bailey sudah bisa digunakan sejak hari ini.Selesainya jembatan besi ini membuat akses perekonomian bisa menggeliat untuk melintasi Ponorogo -Pacitan. Sekarang sudah banyak truk kayu, mobil boks milik perusahaan. Pokoknya nggak akan lagi ada kekurangan pasokan perekonomian,” ungkapnya.

 Sementara, pengawas pelaksana PT Dwi Ponggo Seto Ponorogo, Hartono mengaku kalau jembatan bailey ini sudah mulai di buka sejak, Rabu (8/5/2013) petang. Akan tetapi hanya beberapa mobil karena belum selesai diaspal keseluruhan.

 “Sekarang masih pengaspalan dua lapis. Untuk jalur satu sudah selesai dan yang satu lapis masih dikerjakan. Untuk jembatan bailey mulai kami buka kemarin sore, tapi khusus roda dua dan roda empat, untuk roda enam belum karena masih bisa menggaduk dengan bibir jembatan karena aspal belum selesai.

 Kami masih akan menambahi tinggi satu bronjong lagi di samping kanan kiri jalan keluar masuknya dari jembatan bailey karena kurang tinggi, sehingga kalau tidak kami tinggikan bahaya,” pungkasnya. Tim Media Ponorogo