Jakarta – Sekretaris Jenderal Partai Demokrat, Edhie Baskoro Yudhoyono atau yang akrab disapa Ibas menyampaikan hasil survei elektabilitas yang terus merosot harus segera ditanggapi serius oleh seluruh kader Partai Demokrat. Untuk Itu, Ibas meminta seluruh kader partai untuk terus berbenah dan instrospeksi diri. “Seharusnya seluruh kader introspeksi diri dan dengarkan koreksi rakyat lewat hasil survei tersebut,” terang Ibas di Jakarta, Senin, 4/2.

 

Menurut Ibas, koreksi masyarakat tersebut menggambarkan masyarakat memiliki harapan yang besar agar Partai Demokrat terus memperjuangkan kepentingan rakyat.  “Karena pada hakekatnya Partai Demokrat didirikan untuk memperjuangkan kepentingan rakyat,” tambahnya.

 

Lebih lanjut Ibas menegaskan, soliditas kader harus semakin ditingkatkan karena hasil survei tersebut sudah merupakan lampu merah bagi Partai Demokrat. “Hasil survei sudah merupakan lampu merah bagi Partai Demokrat,” terangnya.

 

Politisi muda ini menambahkan, citra Partai Demokrat merosot akibat sejumlah dugaan kasus yang melibatkan kader Demokrat. “Citra Partai Demokrat  merosot karena ada dugaan korupsi sejumlah kader. KPK harus segera memberikan kejelasan, kalau salah ya salah, kalau tidak ya tidak. Walaupun dugaan korupsi itu sesungguhnya bukan hanya ada pada kader Partai Demokrat,” tambah anggota Komisi I DPR RI ini.

 

“Saya berpendapat memang Partai Demokrat harus  diselamatkan dengan cara-cara yang bijak dan baik, karena Partai Demokrat tempat bergantungnya jutaan orang, termasuk banyak sekali orang yang dengan ikhlas berjuang untuk Demokrat,” imbuhnya.

 

Lebih lanjut Ibas menegaskan, Partai Demokrat akan terus menjaga soliditas kader seraya menempuh cara-cara yang bijak dan tepat demi mengembalikan kepercayaan masyarakat. Ibas juga meminta seluruh kader Partai Demokrat agar tetap optimis dan terus bekerja dengan sungguh-sungguhagar masyarakat menilai dengan objektif Partai Demokrat adalah partai yang bersih, cerdas dan santun.

 

“Kader Partai Demokrat harus tetap optimis dan samiwatonah dalam menyikapi ujian ini. Selalu positif dan terus bergerak maju dengan menjalankan politik bersih, cerdas dan santun,” tutup Ibas. (Yd)