Trenggalek – Rangkaian kunjungan daerah yang dilakukan Sekretaris Jendral DPP Partai Demokrat, Edhie Baskoro Yudhoyono di Trenggalek, Jawa Timur mendapatkan sambutan hangat dari masyarakat. 

 

Tak terkecuali saat menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Pondok Pesantren AL falah Dusun Gendong Desa Sukorejo, Kecamatan Tugu, Kamis (9/1) malam. Ribuan masyarakat tampak sumringah saat Ibas hadir di tengah-tengah mereka.

 

“Mas Ibas, masyarakat sini semuanya kangen dengan ‘panjenengan’, kalau selama ini hanya sekedar mengetahui nama dan melihat televisi, tidak disangka hari ini akhirnya bisa bertatap muka,” kata Kelapa Desa Sukorejo, Sutrisno.

 

Sementara itu, dalam sambutannya, Edhie Baskoro mengaku gembira bisa turut serta bersama-sama masyarakat untuk memperingati maulid nabi. 

 

Dalam kesempatan tersebut ia mengajak masyarakat untuk senantiasa meneladani sifat-sifat Nabi Muhammad SAW, yakni Sidiq, tabliq, amanah serta fathanah. 

 

“Saya mengajak semuanya untuk merefleksi diri, keteladanan sifat nabi ini untuk semuanya, baik yang muda seperti adik-adik ini maupun yang sudah tua,” katanya.

 

Ibas menjelaskan, meneladani sifat nabi dapat dilakukan dalam kehidupan sehari-hari serta seluruh sendi-sendi kehidupan. Implementasi sikap tersebut dapat diterapkan dengan saling menghormati antar sesama, maupun terhadap pemimpin serta orang yang sudah tua. “Insya Allah apabila kita telah meneladani sifat-sifat nabi tersebut, kita semuanya bisa menjalani hidup dengan lebih baik,” katanya.

 

Bahkan kata dia, dalam berpolitik pun juga harus mengedepankan sikap-sikap yang baik, karena hal ini akan berpengaruh besar terhadap iklim demokrasi di Indonesia. Ia mengkritik sikap-sikap yang kurang bijaksana dalam berdemokrasi.

 

“Silakan untuk menonjolkan kebaikan masing-masing, hanya saja jangan sampai saling sikut maupun menjelek-jelekkan yang lain, kalau seperti ini tentu akan berdampak kurang bagus,” imbuhnya.

 

Bapak satu anak ini meminta masyarakat untuk jeli menangkap setiap informasi yang didapatkan, sehingga tidak salah langkah dalam menilai sebuah persoalan di negeri ini.

 

Dijelaskan, pemerintahan di bawah kepemimpinan Presiden SBY sampai saat ini masih memiliki komitmen yang kuat untuk memperjuangkan masyarakat. 

 

Program-program prorakyat itu dituangkan dalam berbagai bidang, diantaranya dana BOS, PNPM, BPJS, PPIP, BLM (bantuan langsung mandiri) serta ratusan program lainnya.

 

“Seperti kenaikan BBM (bahan bakar minyak) beberapa wakyu yang lalu, pemerintah secara responsif langsung meluncurkan program pendamping seprti BLSM maupun program keluaga harapan. 

 

Ibas juga meminta seluruh elemen masyarakat untuk ikut mendoakan para pemimpin negeri ini agar lebih tambah serta juga harus mendoakan supaya para pemimpin bangsa ini mulai dari pusat hingga daerah senantiasa diberikan kesehatan, serta istiqomah dalam menjalankan roda pemerintahan.