Jakarta – Sekretaris Jenderal Partai Demokrat, Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas) menyesalkan insiden penghadangan sejumlah orang terhadap rombongan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat di Bandara Sultan Babullah Ternate. “Insiden kecil ini sangat disesalkan. Peristiwa yang mengarah ke anarkis ini tidak bisa ditolerir dalam etika berorganisasi,” ujar Ibas di Manado.

 

Ibas menjelaskan ke depan, DPP Partai Demokrat akan melakukan investigasi atas peristiwa tersebut, dan menjalankan garis dan disiplin partai. “DPP Partai Demokrat akan segera menginvestigasi kejadian di Ternate. Bila terbukti mengarah pada satu konspirasi, tentu DPP Demokrat akan menegakkan disiplin organisasi sesuai dengan ketentuan partai,” tegas Ibas.

 

Ia menambahkan, semua permasalahan pada dasarnya bisa diselesaikan. “Apapun alasannya, tentunya segala sesuatu bisa diselesaikan secara dingin dan hati tenang. Untuk sementara DPP Demokrat memutuskan menunda Musda Demokrat Maluku Utara sampai suasana kondusif,” jelas Ibas.

 

Ibas juga menjelaskan bahwa rombongan DPP Partai Demokrat saat ini dalam kondisi baik. “Rombongan tidak ada yang cidera akibat insiden tersebut dan terus melanjutkan kegiatan partai di Sulawesi Utara dan Gorontalo seperti yang sudah dijadwalkan,” tambahnya.

 

“Atas insiden ini, DPP memohon maaf yang sebesar-besarnya bila dalam penyambutan di Ternate sedikit mengganggu kenyamanan masyarakat Ternate,” tutup Ibas.