PONOROGO – Tampaknya Desa Kupuk Kecamatan Bungkal,  Kabupaten Ponorogo benar-benar serius akan mewujudkan desanya mejadi Desa Wisata. Hal ini sudah dibuktikan dengan telah disulapnya tata desa yang awalnya biasa menjadi luar biasa.

 

    Desa yang dipimpin oleh Kades Agus Setyono, S. Pd ini memang memiliki segudang potensi wisata yang selama ini belum digali. Tidak hanya potensi wisata alam yaitu sumber mata air (Beji), namun beberapa potensi yang lain juga ada di Desa Kupuk, termasuk ragam kesenian yang dimiliki Desa Kupuk.

 

    Demi mewujudkan Kupuk sebagai Desa Wisata ini, kemarin, pemerintah desa bersama Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) dan masyarakat desa Kupuk menyambut kedatangan Ketua Asidewi Jawa Timur. Agus Setyono, S.Pd  menyampaikan bahwa desa Kupuk memiliki ragam potensi wisata mulai sektor agama yang 100%  warga Kupuk beragama Islam dan  memiliki banyak majelis disetiap masjid dan mushola, sektor industri ada pembuatan gentheng dan batu bata, sektor olahraga ada sepak bola Cendana Putra yang telah menjadi barometer sepak bola di ponorogoselatan dan di bidang pendidikan 2 sd 1 mi, 3 TK dan TPA.

 

    “Kami warga desa Kupuk sepakat menjadikan desa kupuk menjadi Desa Wisata, ada  9 grup kesenian yang ada,  paguyuban karawitan Mahabarata, Reyog Kyai Tunggul Wulung, Reyog mini Putro Lokajaya, karawitan Sekar Tandak, 3 Unit Gajah-gajahan Ki Punjul, Ki Setono dan Nyi Bendinatun, sati unit Unta Al Hidayah dan 1 Jaranan Thek Turonggo Wulung,” terangnya.

 

    Sementara itu Obyek wisata yang memiliki potensi wisata yang menarik yaitu waduk Beji yang alami berbentuk panjang  berkelok-kelok, pohon yang rindang.

 

    “Beji ini sangat cocok dikelola untuk  budidaya ikan tawar, arena outbond, tempat rekreasi keluarga, atau panggung exspresi. Masyarakat  siap bersinergis dengan semboyan kami Berkarya Kupuk Jaya Tumandang Kupuk Kondang,” jlentrehnya.

 

    Pihaknya juga  mengucapan selamat datang kepada ketua Asidewi Jatim  yang berkenan hadir di Desa Kupuk. Menurutnya, Desa kupuk merupakan desa yang terdiri dari hamparan di lereng gunung yang memiliki potensi wisata yang sangat lengkap.

 

    Pada kesempatan itu Agus Setyono, S.Pd bersama  Ketua Asidewi Jatim  Andi Yuwono, M. Si menebarkan 3000 bibit ikan Koi ke sendang Tunggul Wulung Desa Kupuk “Alhamdulilah Desa Kupuk mendapat bantuan 3000 benih ikan Koi  dari Asidewi Jatim,” paparnya. Direncanakan tiap 3 bulan sekali ditambah bibit Koinya. “Kalau bisa berkembang baik di sendang Tunggul Wululng akan membuat wisata kulinen pepes ikan Koi,” bebernya. (MUH NURCHOLIS)