PONOROGO – Kalau di tempat lain biasanya seorang Bupati/Walikota melakukan sidak saat Unas hari pertama maupun kedua. Tapi berbeda di kabupaten Ponorogo, Wakil Bupati (Wabup) malah terlihat blusukan dari sekolah ke sekolah untuk memantau jalannya Unas.

Pada kesempatan tersebut Wabup  Ponorogo Hj. Yuni Widyaningsih seolah menegaskan kecil kemungkinan adanya kunci jawaban ujian nasional yang bocor seperti isu yang berkembang saat ini. Dalam sidaknya di sejumlah lembaga SMA, SMK, dan MA diperoleh keterangan bahwa guru maupun siswa masih bingung seputar paket 20 soal unas yang diterapkan tahun ini. Hal ini pula yang bisa dikatakan sulit apabila ada kunci jawaban. Pasalnya, belum tentu kunci jawaba itu cocok untuk masing-masing siswa.

“Rata-rata sambat, bahkan pak guru maupun bu guru tidak bisa menerangkan ketika ditanya siswa soal paket 20 soal ini,” kata Wabup usai sidak di SMKN 2 Ponorogo, Selasa (16/4).

Berdasarkan laporan panitia, Wabup juga menegaskan akan tingginya tingkat kejujuran pelaksanaan unas tahun ini. “Pak guru benar-benar baru melihat paket dua puluh soal itu ya pagi ini. Jadi ketika ditanya siswa juga masih bingung,” sebutnya.

Hal ini, kata dia, merata dikeluhkan oleh pendidik di setiap penyelengara Unas di berbagai sekoah yang dikunjunginya. “Rata-rata sama, masih momok benar 20 paket soal itu,” tambahnya. Meski begitu, orang nomor dua di Pemkab Ponorogo ini meminta agar hal itu tidak menjadi momok, tapi malah memotivasi siswa untuk berbuat jujur, percaya diri dan mandiri. “Gak apa-apa 20 paket soal yang penting siswa harus belajar dan percaya diri. Itu kuncinya,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Ponorogo Supeno menjelaskan, ujian nasional tahun ini memang berbeda dibanding tahun sebelumnya. Terutama penerapan 20 paket + 10 paket cadangan + barcode. “Sitem ini berlaku bukan hanya pada tingkat SMA/SMK/MA/sederajat. Tapi kebijakan ini berlaku pada pendidikan tingkat SMP,” tandasnya.

Supeno juga menyebutkan, barcode, itu karena setiap soal berbeda. “Barcode ini berguna untuk memastikan kecocokan antara soal dan lembar jawaban. Jadi periksalah terlebih dahulu,” pungkasnya. Muh. Nurcholis