Trenggalek – Ujian Nasional (UN) hari pertama untuk tingkat SMP/MTs di Kabupaten Trenggalek, Senin, relatif berjalan tertib dan lancar.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Trenggalek, Kusprigianto memastikan, seluruh logistik UN hari pertama dengan mata pelajaran Bahasa Indonesia, semua terdistribusi ke 71 sekolah penyelenggara sesuai jadwal perencanaan.

“Alhamdulillah semuanya berjalan lancar, tidak ada masalah berarti dan kami berharap hal ini bisa berlanjut hingga (ujian nasional) akhir,” jelasnya dikonfirmasi di sela sidang Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Bupati Trenggalek di gedung DPRD setempat.

Meski tidak ada kendala berarti, Kusprigianto menegaskan pihaknya tetap akan mengevaluasi seluruh proses pelaksanaan UN SMP/MTs, hari pertama.

Seluruh hasil evaluasi bersama panitia UN, pengawas, serta tim independen diharapkan menjadi acuan untuk memperbaiki pelaksanaan ujian hari kedua hingga hari keempat.

“Berdasar laporan sementara yang masuk, ada dua siswa yang dipastikan absen tidak mengikuti ujian nasional karena yang satu sakit sementara satunya lagi mengalami depresi kejiwaan. Mereka akan kami beri kesempatan ujian susulan pekan mendatang,” ungkapnya.

Pelaksanaan UN tingkat SMP/MTs di Kabupaten Trenggalek tercatat diikuti sebanyak 9.790 siswa yang tersebar di 100 lembaga pendidikan SMP/MTs/SMPLB.

Namun sesuai petunjuk pelaksanaan dan petunjuk teknis (juklak/juknis), ujian nasional hanya boleh diselenggarakan di 71 lembaga lembaga. Sebanyak 29 lembaga pendidikan setingkat SMP lainnya harus bergabung di sekolah-sekolah penyelenggara UN yang direkomendasikan dinas pendidikan dan kebudayaan karena kekurangan siswa.

Berdasar pantauan Antara Jatim, secara keseluruhan pelaksanaan ujian nasional tingkat SMP/MTs di Kabupaten Trenggalek berjalan tanpa kendala berarti.

Di tingkat Kecamatan (subrayon) materi ujian nasional itu akan dititipkan dan disimpan di polsek hingga pelaksanaan ujian berlangsung.

Seluruh soal untuk hari kedua hingga hari keempat mendapat pengawasan panitia subrayon maupun petugas keamanan selama 24 jam.

Seluruh naskah per mata ujian sesuai jadwal baru didistribusikan ke sekolah-sekolah penyelenggara, pagi hari atau beberapa jam sebelum ujian nasional dinyatakan dimulai.

Ujian Nasional tingkat SMP dan MTs di Trenggalek sesuai jadwal digelar 22-25 April yang diikuti oleh 9.790 peserta, dengan rincian, siswa SMP 7.857 dan MTs sebanyak 1.933 peserta. Dimas