PONOROGO –  Semangat untuk menjaga stabilitas pangan skala nasional maupun sebagai bentuk pengawalan program Pemerintahan Jokowi dalam ketahanan pangan, TNI memantau panen raya padi di Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur.
     Kali ini Tim Mabes TNI mengunjungi Kecamatan Babadan, Kabupaten Ponorogo. Tim Sergap Mabesad dipimpin Brigjen TNI Agus Heru Prasetyo mengadakan acara kunjungan kerja dalam rangka Pencapaian Target Serapan Gabah Petani Periode Januari sampai dengan Desember 2016 bersama Kodim 0802/Ponorogo diikuti 50 orang, Rabu (27/7).
     Tampak hadir dalam kegiatan tersebut Brigjen TNI Agus Heru Prasetyo, Pati Sus Bidang Iptek Mabesad Kolonel Arm Winarta, Dandim 0802/Ponorogo Letkol Inf Slamet Sarjianto, Kadis Pertanian Kabupaten Ponorogo H Harmanto, Kepala Sub Bulog Drive Kabupaten Ponorogo Antok Endrianto, Pasi Ter Dim 0802/Ponorogo Lettu Infantri Bambang, Danramil 0802/03 Babadan, Kapten Infantri Fayakun Waseso, Danramil 0802/02 Kenangan Kapten Infantri Dikin, Danramil 0802/05 Sukorejo Kapten Inf Yatimin, Ka UPTD Babadan Erna dan Ketua Gapoktan Berkah Tani Keluarga Kadipaten Prasetyo Misno.
     Kadis Pertanian Kabupaten Ponorogo Harmanto, berharap kesejahteraan petani meningkat dengan kegiatan Sergap tersebut. “Dengan adanya sergap ini diharapkan penghasilan petani kita akan memperoleh hasil yang maksimal. Kami mohon kepada petugas dilapangan bersikap sopan dan ramah kepada masyarakat. Kami juga mengajak Bulog untuk membeli gabah petani dengan harga layak,” kata Harmanto.
     Sedangkan Kepala Bulog Kabupaten Ponorogo Antok Endrianto mengucapkan Selamat datang kepada Tim Sergap dari pusat sehingga tahu kondisi dilapangan. “Kami berharap untuk Wilayah Babadan dapat memberikan kontribusi kepada Bulog,” ujar Antok Endrianto.
     Dia juga menjelaskan jika Bulog akan selalu berkoordinasi dengan Pemkab dan Kodim agar sergap bisa berhasil maksimal. “Semua hasil dari petani akan kami serap semaksimal mungkin dan kami berharap kepada seluruh petani untuk selalu berkoordinasi dengan kami, stok yang ada di Bulog Ponorogo siap sampai 18 bulan kedepan,” tambahnya.
     Pada kesempatan itu Tim Sergap Mabesad juga memberikan pengarahan kepada petani. “Kami berharap para petani yang tergabung dalam gapoktan dapat meningkat penghasilannya,” harap Brigjen TNI Agus Heru Prasetyo.
     Pihaknya juga berharap Sergap bisa secara langsung melihat bagaimana kehidupan petani sehingga nantinya dapat meningkat.
     “Saya berharap kepada para petugas dilapangan agar bekerja lebih keras lagi sehingga serapan gabah petani bisa terserap Bulog dengan maksimal. Kalau ingin sukses kita harus jelas, keras dan tegas dalam bekerja,” pintanya. (mnc)