PONOROGO  – Sukses besar pelaksanaan Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat  Mandiri Pedesaan (PNPM-MPd) selama ini bisa dilihat dari besarnya dana Surplus yang mengalami perkembangan cukup positif dan meyakinkan di 19 kecamatan penerima program PNPM dari 21 kecamatan di Kabupaten Ponorogo. Salah satunya adalah Kecamatan Jambon yang sukses mengelola salah satu Program Andalan Pemerintahan Presiden SBY tersebut. Bertempat di Pendopo Kecamatan, Rabu (29/5) UPK PNPM-MPd Kecamatan Jambon menyerahkan bantuan dana surplus program PNPM tahun 2011. Selain  menyerahkan bantuan dana sosial juga dilakukan peresmian hasil kegiatan  tahun 2012 dilakukan Camat Jambon Hartoyo.

Pembagian dana surplus UPK PNPM-MPd Kecamatan Jambon ini sudah sesuai dengan SOP UPK, dimana surplus UPK dialokasikan untuk RTM minimal 15% dan hasilnya diberikan kepada mereka yang berhak menerima, hal ini dikatakan Ketua BKAD Suyoto. “Dana surplus yang kita serahkan ke anak yatim dan yatim piatu ini sebesar Rp. 29.952.100. Penerima manfaat ini nantinya perkeluarga mendapatkan  Rp. 113.000,” kata Suyoto yang juga Kades Sendang. Dia juga menjelaskan selain kegiatan penyerahan Dana Sosial  juga dilakukan peresmian 11 kegiatan dari 13 desa di kecamatan Jambon yang mendapatkan Alokasi Dana Pembangunan Tahun 2012.

Lebih lanjut Suyoto  mengungkapkan,  kegiatan peyerahan dana SURPLUS  PNPM-MP TA 2011 mempunyai tujuan  sebagai langkah   untuk membantu meringankan kebutuhan bagi masyarakat kurang mampu diwilayah Kecamatan Jambon. “Tahun ini kita bisa memberikan bantuan kepada anak yatim dan yatim piatu sejumlah 229  keluarga. Dan saya berharap jangan dilihat dari besar kecilnya nilai bantuan yang diberikan kawan-kawan UPK PNPM Jambon namun rasa saling membantu dan ikut mengentaskan kemiskian yang perlu digaris bawahi,” tambahnya. Selain itu saya juga berharap dukungan dari semua fihak agar perjalanan kegiatan PNPM-MPd di kecamatan Jambon semakin maju kearah peningkatan pemberdayaan dan kemakmuran masyarakat.

Sementara Hartoyo selaku camat Jambon dalam sambutannya mengatakan, pemberian bantuan ini dalam upaya membantu meringankan beban masyarakat miskin, terutama untuk anak-anak yatim yang berada diwilayah kecamatan Jambon. “Semua ini perlu disyukuri karena pemerintah telah berupaya ikut serta dalam mengentaskan kemiskinan,” ujar Hartoyo. Dia juga menandaskan, terkait dengan perkembangan kegiatan SPP dan UEP perlu dilakukan pembenahan dan ketentuan yang ketat. Jangan sampai mereka yang terkena aturan tidak boleh pinjam, kemudian dipinjami. “Ibarat  pepapatah mengatakan jangan sampai pagar makan tanaman. Dan Semoga apa yang telah diberikan UPK PNPM-MPd Jambon bisa membantu mensejahterakan, memperdayakan masyakat kurang mampu di wilayah kecamatan Jambon,” tukasnya. (MUH NURCHOLIS)