Semarang – Salah satu agenda rombongan #SBYTourDeJava di Semarang adalah menyerap aspirasi para pendukung klub sepak bola PSIS Semarang. Pada pertemuan tersebut, mantan Presiden RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), kembali buka suara soal kondisi persepakbolaan nasional.

 

Dalam agenda serap aspirasi ini, SBY mengajak suporter PSIS untuk mendukung pencabutan pembekuan PSSI. “Mari kita dukung Presiden Jokowi untuk segera mencabut pembekuan PSSI. PSSI jadi normal semuanya hidup kembali. Niat kita baik semua,” kata SBY.

 

Di sini ada ketua komisi X DPR RI, Teuku Riefky, mitranya Menpora. Bapak dapat amanah dari Semarang dan rakyat Indonesia. Tolong sampaikan baik-baik kepada Menpora bahwa rakyat sudah tidak sabar untuk menunggu pulihnya sepakbola dan PSSI,” lanjut SBY, kepada Teuku Rifky seraya menyambung keluhan suporter PSIS.

 

“Saya termasuk pecinta sepak bola nasional yang turut merasakan keprihatinan dengan dunia sepak bola kita. Bagaimana pemain kita bisa berkembang jika suasana tidak kondusif ini terus berlanjut. Kompetisi sepak bola nasional harus terus berjalan,” ujar Ibas yang juga turut berdialog dengan puluhan suporter PSIS Semarang di rumah makan Soto Bangkong, Semarang, Selasa (15/3).

 

“Kami di internal PD, sangat peduli dengan kemajuan sepak bola nasional,” ujar Ibas merujuk kader PD yang juga wakil ketua umum PSSI, Hinca Pandjaitan, Ketua Komisi X DPR RI Teuku Rifky Harsya yang membidangi olahraga, mantan Menpora, Roy Suryo.

 

Mengemuka dalam pertemuan tersebut, salah satu suporter PSIS saat menyampaikan keluh kesahnya, terkait efek yang dirasakannya setelah PSSI dibekukan oleh Kemenpora maupun FIFA dalam setahun terakhir.

 

“Setahun ini semua berimbas kepada pemain, suporter yang tidak bisa menikmati sepakbola dan kepada para pedagang. Turnamen Piala Presiden, Piala Gubernur Kaltim, tidak ada efeknya sama sekali buat kami suporter sepakbola. Kami hanya bisa berkeluh kesah saja Pak,” ujar Wisnu Adi, salah satu suporter PSIS