PONOROGO – Polisi memang harus dekat bersama masyarakat. Sebagai bukti nyata Kapolres Ponorogo Bersama jajarannya mengadakan Silaturahmi Bersama Masyarakat. Pada kesempatan itu Polres Ponorogo juga menggelar Layanan Masyarakat Terpadu dan Cepat “Layar Tancep” Polres Ponorogo, Rabu (18/1) malam.
Kegiatan digelar dalam rangka silaturahmi Kamtibmas bertempat di Balai Desa Ngebel, Kecamatan Ngebel tersebut dihadiri puluhan warga setempat. Kapolres Ponorogo, AKBP Harun Yuni Aprin, S.H., S.I.K, M.Si hadir bersama Wakapolres Ponorogo, Kompol Saswito, S.E beserta Kabag dan Kasat Opsnal Polres Ponorogo.
Tak ketinggalan jajaran Forpimka Ngebel, Kades dan perangkat Desa Ngebel, Tokoh Pemuda, Tokoh agama dan tokoh masyarakat. Pada kesempatan itu Kades Ngebel, Mujiono antara lain mengucapkan terima kasih atas kehadiran Kapolres Ponorogo atas kehadirannya di Desa Ngebel. “Masyarakat Ngebel Sangat membutuhkan pembinaan kamtibmas dari Polres,” kata Mujiono.
Kades Ngebel pun sempat mengeluhkan adanya kenaikan biaya penerbitan surat menyurat yang saat ini beredar di medsos yaitu kenaikan biaya SKCK dan STNK. “Keluhan warga kami yaitu adanya proses tes permohonan SIM relatif sulit,” tandasnya.
Sementara itu Camat Ngebel, Suseno juga mengucapkan terimakasih atas kehadiran Kapolres Ponorogo beserta pejabat utama Polres Ponorogo di balai Desa Ngebel. “Perlu diketahui bahwa di Kecamatan Ngebel terdiri dari 8 desa, kondisi geografis di Kecamatan Ngebel 90% merupakan pegunungan dgn temperatur relatif dingin,” papar Suseno.
Pihaknya juga menyampaikan bahwa Forpimka Ngebel akan bekerjasama untuk menjaga stabilitas keamanan untuk mendukung kelancaran dan pengembangan wisata. “Saat ini di Kec. Ngebel terdapat potensi sumber daya alam panas bumi yang dapat diolah menjadi tenaga listrik yaitu di Desa Pupus dan MoU antara pelaksana proyek dengan masyarakat yang terdampak telah terjalin pada empat hari yang lalu,” tambahnya.
Sedangkan Kapolres Ponorogo, AKBP Harun Yuni Aprin, S.H., S.I.K, M.Si menjelaskan bahwa silaturahmi dengan masyarakat merupakan elemen penting dalam pelaksanaan tugas Kepolisian. “Karena wilayah Kecamatan Ngebel memiliki kualitas udara yang masih alami dan sejuk. Dengan kesejukan hati diharapkan dapat mempermudah penyelesaian masalah,” jelasnya.
Mantan Kapolres Banjar Baru, Kalimantan Selatan ini juga menjelaskan bahwa kehadiran Kepolisian semata-mata untuk melindungi, mengayomi dan melayani masyarakat,  harkamtibmas dan gakkum. “Peran serta masyarakat dalam mewujudkan kemananan memegang peranan penting dalam pelaksanaan tugas Polri,” ujar AKBP Yuni Aprin.
 
Pihaknya menambahkan bahwa kegiatan silaturahmi ini juga bertujuan untuk mengetahui aspirasi masyarakat dalam kaitan dengan pelaksanaan tugas Polri. “Bhabinkamtibmas merupakan perpanjangan tugas dan peranan Polri,” ungkapnya.
Kapolres Ponorogo juga memaparkan bahwa medsos sangat besar pengaruhnya sehingga diperlukan kecermatan dan kedewasaan dalam menelaah pemberitaan-pemberitaan tersebut karena pemberitaan di medsos dapat mengakibatkan terjadinya friksi dan perpecahan untuk memecah belah bangsa Indonesia. “Sehingga diperlukan klarifikasi atau tabayyun dalam menelaah pemberitaan,” jelasnya.
Sementara itu terkait kenaikan harga penerbitan surat-surat di lingkungan Polri diatur dalam PP No. 60 tahun 2016 tentang PNBP di lingkungan Polri. “Kenaikan tersebut tidak terlalu besar karena digunakan dalam jangka waktu yang panjang. Berkaitan dengan hal tersebut maka Polri berupaya untuk meningkatkan kualitas pelayanan masyarakat. PNBP akan dipergunakan pemerintah utk melaksanakan program-program pemberdayaan masysrakat,” tandasnya.
Setelah silaturahmi selesai juga diadakan penyerahan bingkisan berisi lampu pengaturan lalu lintas dari Kapolres Ponorogo kepada Kades Ngebel. (MNC)