Washington DC – Pensiun menjadi kepala negara bukan berarti puasa prestasi. Itulah yang menjadi semboyan bagi Presiden RI ke-6, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Secara resmi, United Nations Environment Programme (UNEP) memberikan apresiasi kepada SBY berupa penghargaan internasional “Champion of the Earth 2014”  dalam bidang lingkungan hidup di Smithsonian American Art Museum and National Portrait Gallery, Washington D.C. pada 19 November 2014.

 

Penghargaan dengan kategori “Champion of the Earth 2014 for Policy Leadership” diberikan UNEP atas berbagai upaya positif SBY dalam memajukan pelestarian lingkungan. Karena penghargaan dari UNEP tidak dapat diterima langsung oleh SBY karena sedang melaksanakan tugas sebagai presiden Global Green Growth Institute (GGGI) di Seoul, Korea Selatan. Maka, anak sulung SBY, Agus Yudhoyono, yang tengah menempuh pendidikan di U.S Army Command and General Staff College Fort Leavenworth, Amerika Serikat mewakili penyerahan penghargaan tersebut.

 

Melalui video yang diputar malam itu, SBY menyampaikan rasa rasa terima kasih dan penghargaan yang tinggi atas undangan UNEP. Dirinya juga menuturkan bahwa perkembangan harmoni ditengah alam dan kehidupan manusia sangat penting bagi sirkulasi hidup di dunia. “Dimulai dari tahun 1990an, kami akhirnya mulai fokus pada gerakan lingkungan hidup karena menyadari serius dan pentingnya alam bagi kehidupan kita. Kami banyak menghabiskan waktu mengunjungi hutan dan disetiap saat itu juga kami selalu mengagumi keindahan dan uniknya hutan di Indonesia. Dengan hutan yang Indonesia miliki, kami yakin dapat melindungi dunia kita. Jika kita menjaga lingkungan kita, maka dunia akan semakin baik. Ini merupakan tanggung jawab besar karena kita tinggal di dalamnya,” ungkap SBY.

 

SBY dinilai tepat menerima penghargaan ini atas upaya yang dilakukannya dalam melestarikan dan menjaga lingkungan. Diantaranya, perancangan empat pilar startegi pembangunan pada masa pemerintahannya, yaitu, pro pertumbuhan ekonomi, pro pembukaan lapangan kerja, pro pengentasan kemiskinan pro terhadap pelestarian lingkungan hidup serta program kampanye penanaman satu milyar pohon yang dimulai di tahun 2009, yang mana saat ini telah berhasil menanam sedikitnya 3,5 milyar pohon. Selain itu, SBY juga Berhasil melindungi sedikitnya 63 juta hektar hutan alami dan pada tahun 2007 telah dibentuk kerjasama di bidang pelestarian hutan yang disebut forestry-11 (F-11) dengan anggota pemilik hutan hujan tropis.