Ponorogo– Ditengah-tengah gonjang-ganjing yang melanda Partai Demokrat saat ini, Tim Edhie Baskoro Yudhoyono (EBY) yang berada di Dapil VII Jawa Timur (Kabupaten Ponorogo, Pacitan, Trenggalek, Magetan dan Ngawi) malah semakin intensif melakukan silaturahmi kepada masyarakat. Terbukti, Sabtu (23/2) kemarin Tim EBY Koordinator Kabupaten (Korkab) Ponorogo dan Lembaga Kajian Jurnalistik Sinergis (LeKaJuSi) menggelar Pendidikan dan Latihan (Diklat) Jurnalistik  bagi pemula di Griya Aspirasi EBY Ponorogo. 

Peserta Diklat Jurnalistik sebanyak 100 orang peserta, yang terdiri dari berbagai kalangan, seperti mahasiswa, pelajar, anggota organisasi kemasyarakatan,  organisasi keagamaan, santri, ustadz, guru, anggota karangtaruna serta tokoh masyarakat dari 21 kecamatan yang ada di Bumi Reyog. 

Menurut Didik Suwito selaku Korkab EBY Team Ponorogo, pihaknya merupakan kepanjangan tangan dari  Ibas di Ponorogo. Selain menggelar berbagai kegiatan pemberdayaan masyarakat, seperti membantu kelompok komunitas, Usaha Kecil Menengah (UKM), pengajian dan doa’ bersama serta beberapa program unggulan lainnya, EBY Team Ponorogo juga mencoba bersilaturahmi dengan generasi muda. “Salah satunya dengan menggelar Diklat Jurnalistik selama sehari,” papar Didik Suwito. 

Dia menegaskan, Diklat Jurnalistik dilaksanakan dengan harapan bisa memberikan pengetahuan terkait kejurnalistikan bagi pemula. “Ini sangat bermanfaat bagi para remaja untuk menyalurkan hobi tulis menulis,” ungkapnya. EBY Team Ponorogo bekerjasama dengan Lembaga Kajian Jurnalistik Sinergis (Lekajusi) yang selama ini menerbitkan Majalah Bulanan Sinergis. Majalah Sinergis merupakan majalah aspirasi milik Ibas yang edar di Dapil VII Jawa Timur dan Jakarta. Bahkan dalam majalah tersebut, Edhie Baskoro Yudhoyono bertindak sebagai pemimpin umumnya. 

Sementara itu Koordinator Dapil Jatim VII, Griya Aspirasi EBY, Candara Adi menginginkan dengan diselenggarakannya diklat jurnalistik akan menjadi media pemersatu semua elemen. Pun, peserta diklat yang semula buta akan dunia kewartawanan tersebut, akan menjadi lebih paham. Utamanya, tentang proses pembuatan berita dan bagaimana menjadi wartawan yang ideal. “Saya berharap para peserta diklat yang mayoritas dari aktivis mahasiswa, bisa mencermati materi-materi yang disampaikan para narasumber,” ujarnya, sesaat sebelum membuka kegiatan diklat jurnalistik. 

Sementara itu dilaporkan, diklat jurnalistik diikuti kurang lebih sekitar 80 peserta. Mayoritas mereka dari aktivis kampus dan juga masyarakat. Frend Mashudi, Koordinator Liputan Media Sinergis menegaskan, kegiatan diklat jurnalistik akan terus diselenggarakan secara bergantian di wilayah Dapil VII Jatim. Yang meliputi Kabupaten Pacitan, Ngawi, Trenggalek, Magetan, dan Ngawi. “Kami akan road show di lima kabupaten. Semoga dengan kegiatan tersebut masyarakat akan lebih paham dengan dunia kewartawanan,” timpalnya. 

Materi Diklat Jurnalistik yang diberikan meliputi materi dasar jurnalistik, lay out dan design grafis serta jurnalistik foto. Adapun pematerinya didatangkan dari Redaksi Sinergis, yaitu Frend Mashudi, Yuniardi Sutondo serta Hery Purnomo ‘Kirun’. Peserta juga mendapatkan sertifikat Diklat Jurnalistik. “Ini baru pertama kali, ada seorang politikus yang menggelar Diklat Jurnalistik,” ujar Yuda Hindarto, mahasiswa Unmuh Ponorogo yang mengikuti acara tersebut. 

Senada dengan Yuda, Dika Prabowo, pelajar  SMK Pemkab Ponorogo juga mengaku bangga dengan Diklat Jurnalistik. “Kita bisa mengenal tata cara membuat berita serta menyajikannya dengan baik,” aku Dika Prabowo, pelajar asal Desa Bancar, Kecamatan Bungkal ini.  Acara dibuka secara resmi oleh Kordapil EBY Team, Candra Adi. Rencananya Diklat Jurnalistik juga akan digelar di Magetan, Trenggalek dan Ngawi. Acara sebelumnya juga digelar di Pacitan. (Moh. Nurcholis)