PONOROGO – Kesalahan prosedur pelantikan Sekretaris KPU Kabupaten Ponorogo, ternyata berdampak luas. Pasalnya, tahapan Pemilu yang sudah berjalan, belum tertangani secara optimal, terutama mengenai tugas dan kewajiban Sekretrasis KPU Kabupaten Ponorogo, yang cukup sentral.

Posisi pejabat yang telah dilantik Bupati Ponorogo pun dalam posisi yang kurang menguntungkan. Pasalnya, jabatan lama, Kasubag Teknis telah terisi dalam mutasi beberapa waktu yang lalu. Hal itu diungkap Agung Nugroho, Komisioner KPU Kabupaten Ponorogo Divisi Hukum, Pengawasan, Organisasi dan SDM saat dihubungi Senin (1/4).

Ia mengatakan, pejabat yang dilantik Bupati seperti yang telah diketahui hingga kini belum bisa menduduki posisi Sekretraris KPU Kabupaten Ponorogo. Pasalnya, belum ada pelantikan dari Sekretaris Jendral KPU RI. Sementara Jabatan Kasubag teknis telah terisi oleh PNS yang telah dilantik oleh Bupati beberapa waktu yang lalu.

“Akibat kesalahan ini, berdampak cukup besar atas kegiatan KPU Kabupaten Ponorogo terutama yang menjadi tanggungjawab Sekretaris KPU Ponorogo, terdapat tumpang tindih tugas,” lanjutnya.

Ia juga mengatakan, sejumlah tugas Sekretaris KPU Kabupaten Ponorogo tak terlaksana dengan baik. Contohnya, terkat pencairan anggaran untuk tahapan pemilu Kepala Daerah Provinsi Jawa Timur dan Pemilu Legislatif yang kini sudah berjalan. Belum lagi, berbagi undangan dari KPU Provinsi yang harus dihadiri oleh Sekretaris KPU Kabupaten Ponorogo.

Sementara Sekretaris KPU Kabupaten Ponorogo yang kini menduduki Sekretaris Dinas Pendidikan masih tetap diakui menduduki posisinya. Sebab pejabat baru belum melalui mekanisme pelantikan Sekjen KPU RI.

“Sejumlah program penting harus dikerjakan Sekretaris KPU Kabupaten Ponorogo dalam tahapan Pemilu. Jika seperti ini mau bagaimana ? apa yang harus kami lakukan. Cukup membingungkan proses mutasi ini. Saya menilai Sekda cukup gegabah,” terangnya.

Ia berharap, peristiwa ini menjadi pelajaran bagi pemerintah daerah dalam memahami aturan, teruatama yang berkenaan dengan KPU. Pasalnya, KPU Kabupaten Ponorogo bukan Satuan Kerja, yang memiliki aturan berbeda, terutama pengangkatan Sekretaris KPU Kabupaten.

“Sekali lagi ini cukup membingungkan, sejumlah agenda kegiatan Sekretaris KPU Kabupaten masih belum terlaksana dengan optimal. Posisi Pak Wen (Panggilan M Kujaeni) di Kasubag teknis telah digantikan, namun dia masih belum bisa menjabat Sekretaris KPU Kabupaten Ponorogo,” pungkasnya. (MUH NURCHOLIS)