Ngawi-Gerakan Pengurangan Resiko Bencana (PRB), yang dimotori Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Ngawi, mengerahkan seribu relawan melakukan kegiatan bersih-bersih sungai dibeberapa lokasi dengan sebelumnya ditandai apel siaga berama, yang dimpin langsung oleh Bupati Ngawi Budi Sulistyono di Alun-Alun Merdeka.

“Kabupaten Ngawi menjadi bagian dari wilayah yang rawan bencana terutama banjir dan kondisinya sendiri semakin meningkat. Tentu kita harus antisipasi terhadap kemungkinan dampak dari bencana itu sendiri,” terang dia.
Tambahnya, dengan adanya resiko bencana dampak perubahan iklim, perlu adanya sinergitas semua lini baik dari aparat keamanan maupun pemerintah. 
Tentu langkah yang sifatnya antisipatif ini pun harus dibawah pengelolaan manajemen yang terukur, terencana sehingga potensi dari suatu bencana seminimal mungkin ditekan. 
Masih ditempat yang sama, Letkol Inf M.Triyandono Dandim 0805/Ngawi mengemukakan, gerakan PRB mempunyai multi tujuaan terhadap kelangsungan alam yang seimbang dengan didasari ekosistem yang ada. 
“Setiap komponen masyarakat mampu mandiri dalam mengatasi resiko bencana tanpa melibatkan pihak lain. Tentu langkah yang wajib diambil adalah mereka diberikan motivasi agar lebih berpartisipasi lagi menjaga keseimbangan alam dilingkunganya masing-masing,” kata Letkol Inf M.Triyandono.
Sementara, turut serta dalam kegiatan ini Wakil Bupati Ngawi Ony Anwar, Komandan Kodim (Dandim) 0805/Ngawi Letkol Inf M.Triyandono dan Wadan Armed 12 Kostrad Mayor Arm Rony Hermawan.