TRENGGALEK  – Produksi padi di Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur  mengalami surplus hingga 17 persen selama tahun 2012. Kepala Dinas Pertanian Kehutanan dan Perkebunan Kabupaten Trenggalek, Joko Surono mengatakan, saat ini produksi padi di wilayahnya mencapai 112 ribu ton, sedangkan tingkat kebutuhan masyarakat hanya 90 ribu ton.

“Produksi kita ada 112 ribu ton, kalau kebutuhan kita hanya 90 ribu ton berarti masih surplus  20 ribuan ton atau sekitar 15 sampai 17 persen,” kata Joko Surono. 

Joko menambahkan, surplus produksi padi tersebut telah dicapai Kabupaten Trenggalek secara berturut-turut  sejak tahun 2009 yang lalu. Sementara itu untuk meningkatkan produksi padi pada tahun ini, pihaknya akan memaksimalkan Sekolah Lapang Pengelolaan Tanaman Terpadu (SLPTT), sedangkan untuk menekan potensi serangan hama, dinas pertanian setemoat menggunakan metode “spot stop” atau penanganan dini pada arena yang terserang hama. (Dimas)