PONOROGO – Menindaklanjuti Surat dari Kementerian Dalam Negeri RI No. 440/5672/Bangda tertanggal 5 Desember 2016 silam sekaligus menyongsong pelaksanaan Verifikasi dalam rangka penyelenggaraan pemberian penghargaan Kabupaten/Kota Sehat (KKS) Tahun 2017, Pemkab Ponorogo, melakukan langkah-langkah nyata mempersiapkan indikator penilaian lomba tingkah Nasional tersebut.
 
Bahkan Pemkab Ponorogo melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Penelitian dan Pengembangan (BAPPEDA LITBANG) langsung melakukan Rapat Koordinasi dengan semua elemen, Senin (23/1) di Ruang Rapat Lantai II, Bappeda Litbang Pemkab Ponorogo.
 
Secara resmi acara dibuka oleh Sekretaris Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Penelitian dan Pengembangan (Bappeda Litbang), drh. Andi Susetyo, MMA  berkenan membuka acara itu mewakili Kepala Bappeda Litbang, Ir. Sumarno, MM yang berhalangan hadir.
 
Berkenan hadir dalam Rapat Koordinasi tersbeut antara lain adalah Perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkab Ponorogo serta jajaran pengurus Forum Kabupaten Sehat (FKS) Ponorogo.
 
Dalam penjelasannya  drh. Andi Susetyo, MMA mengatakan permintaan maaf karena Kepala Bappeda Litbang tidak bisa hadir karena menghadiri acara Pelantikan Satgas Saber Pungli Ponorogo di Pendopo Kabupaten Ponorogo.
 
Bappeda Litbang Pemkab Ponorogo juga menyampaikan terima kasih kepada jajaran OPD maupun FKS Ponorogo yang berkenan hadir. “Perangkat Daerah harus membantu menyukseskan Program KKS ini sehingga Kesehatan menjadi sebuah kebutuhan bersama,” ujar drh. Andi Susetyo, MMA.
 
Lebih lanjut pihaknya menjelaskan bahwa Program KKS ini juga menjadi salah satu Program Prioritas Bupati Ponorogo, H. Ipong Muchlissoni. “Mudah-mudahan Kabupaten Ponorogo menjadi yang terbaik dalam Program KKS Tahun 2017 ini,” tegasnya.
Secara terpisah Ketua FKS, Imam Syafii pada kesempatan berharap Semua pihak membantu pelaksanaan Verifikasi KKS Tahun 2017 ini. “Dengan kebersamaan kita bersama, Insya Allah Program KKS 2017 bisa berjalan baik di Kabupaten Ponorogo dan berhasil manjadi yang terbaik di Indonesia,” tandasnya penuh optimis. (MNC)