PONOROGO – Olahraga Kabupaten Ponorogo boleh berbangga. Pasalnya, enam atlet asal Kabupaten Ponorogo yakni Cabang olahraga Panahan, Tae Kwon Do dan Panjat Tebing resmi berangkat di ajang PON XVIII di Riau. Tidak hanya itu, tiga pelatih pun dikirim untuk mendampingi atlet Cabor Panahan yang berasal dari Desa Plosojenar Kauman Somoroto yang ditunjuk oleh KONI Propinsi Jawa Timur.

 

“Memang benar atlet asal Kabupaten Ponorogo memperkuat kontingen Jawa Timur di ajang PON ke XVIII di Riau,” Kata Drs. Imam Syaifudin, M.Or Sekretaris KONIDA Ponorogo.

 

Yang memperkuat itu, papar Imam, dari tiga cabang olahraga yakni Panahan diperkuat oleh Anggi Nur Fitri Sari, Agung Setyawan, Eko Darmawan Slamet Putri. Cabor Tae Kwon Do diperkuat Cahyo Tri Setyawan, Catur Yuni Rianingsih sedangkan dari cabor Panjat tebing diperkuat  oleh Ita Triana.

 

Ia menambahkan, selain enam atlet itu, cabang olahraga Panahan juga mendelegasikan pelatih yang dipilih oleh tim Propinsi Jawa Timur yakni Sarju, Slamet dan Anang.

 

Menurutnya, KONIDA Ponorogo sudah mengagendakan pelepasan atlet asal Kabupaten Ponorogo di Pendopo Kabupaten untuk pamitan dengan masyarakat Ponorogo. Namun karena padatnya jadwal atlet itu, akhirnya rencana urung dilaksanakan dan akan diganti pada penyambutan sekembalinya dari PON XVIII nanti.

 

“ Kita berharap, cabang olahraga lainnya nanti dapat mengikuti jejak ketiga cabang olahraga ini untuk terus meningkatkan prestasinya supaya bisa membawa nama harum Kabupaten Ponorogo di ajang PON maupun yang lebih tinggi,” ujarnya.

 

Selain itu, Imam meyakini jika semua cabang olahraga ini bisa berkomunikasi, berkoordinasi dan bisa bekerjasama dengan baik, maka bisa jadi prestasi akan semakin meningkat. “Yang terpenting saat ini kita mendoakan semoga atlet asal Ponorogo ini nantinya dapat pulang membawa medali dan selamat,”Terangnya.

 

(MUH NURCHOLIS)