Ngawi-Kelompok Pembudidaya Ikan (Pokdakan) Mina Maju Kwadungan Ngawi, lakukan panen dari bibit ikan yang sudah 8 bulan terakhir ditebar dikolam persemaian milik kelompok tersebut.  “Dari ribuan bibit yang sebelumnya telah kami sebar kini hanya menyisakan ratusan saja karena factor alam,” tukas Suratmojo, ketua Pokdakan Mina Maju Kwadungan.

Diakui Suratmojo, budidaya ikan ini merupakan Progam Pengembangan Usaha Mina Pedesaan (PUMP) Perikanan Budidaya dari Kementrian Kelautan dan Perikanan RI yang di terima Pokdakan tahun 2012.

Diakuinya, dengan bantuan yang diterimakan kepada kelompoknya telah  membantu peningkatan kesejahteraan masyarakat pembudidaya ikan yang tergolong cukup miskin didesa ini. ” Saya sangat berterima kasih dengan bantuan tersebut, karena secara tidak langsung memberikan lapangan pekerjaan baru bagi pemuda desa yang pengangguran” jelasnya(22/5).

Kelompok yang di bentuk 2011 lalu ini, beranggotakan 10 orang dengan luas kolam persemaian  mencapai lebih dari 10 Ha. Bantuan PUMP  yang diterima dari dinas setempat oleh kelompok di pergunakan untuk budidaya ikan di kolam, kolam terpal dan karamba, dengan jenis ikan yang dibudidayakan adalah Nila dan Patin. 

“Program PUMP  yang dikelola Pokdakan ini adalah upaya pengentasan kemiskinan di sektor perikanan melalui peningkatan produksi dan produktivitas usaha perikanan skala mikro,”ujarnya 

Dia mengatakan, pengembangan usaha bagi pembudidaya ikan dalam wadah kelompok Pembudidaya Ikan merupakan kelembagaan masyarakat perikanan pelaksana progam PUMP untuk menyalurkan bantuan modal usaha bagi anggota. Dana yang terkucur untuk Pokdakan sebesar 65 juta. Anggaran tersebut di pergunakan untuk bantuan modal usaha bagi para anggota Pokdakan khususnya, baik  untuk pembiayaan pakan ikan dan pengadaan bibit unggul.

“Hari ini kami bisa merasakan hasilnya dari hasil panen yang sekarang dan sebelumnya dari ikan yang telah kami tebar. Progam ini cukup mendorong peningkatan produksi menumbuhkan wirausaha dan meningkatkan kesejehateraan masyarakat perikanan budidaya di pedesan khususnya Kwadungan Ngawi,” sergahnya .Ardian