PONOROGO – Masyarakat Kabupaten Ponorogo mengaku bangga atas penganugrahan gelar Doktor Kehormatan dari Institut Teknologi Bandung (ITB) kepada Presiden RI ke 6, Susilo Bambang Yudhoyono, Senin (25/1).

    “Penganugrahan gelar Doktor Kehormatan dari ITB kepada Pak SBY menunjukkan bahwa lembaga perguruan tinggi benar-benar mengakui kepemimpinan SBY selama memimpin bangsa Indonesia cukup berhasil,” ungkap Sujono selaku Ketua Kelompok Tani “Tani Makmur” Dukuh Warung, Desa Bediwetan, Kecamatan Bungkal, Kabupaten Ponorogo, Rabu (27/1).

    Dia bersama masyarakat, khususnya petani di Desa Bediwetan sangat bangga karena penganugerahan tersebut dilakukan saat SBY tak lagi menjabat sebagai Presiden RI sehingga dapat terhindar dari persepsi-persepsi negatif di masyarakat.

    Sebagaimana diketahui, SBY memperoleh gelar Doktor Kehormatan sebagai bentuk penghargaan tertinggi sekaligus juga penghormatan kepada karya serta jasa-jasa SBY dalam berbagai bidang pembangunan berkelanjutan. Pada Sidang Terbuka ITB tersebut, SBY menyampaikan orasi ilmiah bertajuk “Kontribusi Sains dan Teknologi Terhadap Green Economy dan Pembangunan Berkelanjutan”.

    Sujono menilai SBY sangat sukses menjadi pemimpin bangsa selama sepuluh tahun silam. “Kami, khususnya para petani sangat tahu bahwa jasa-jasa dan kontribusi Pak SBY baik selama masa kepemimpinannya saat menjabat sebagai Presiden RI hingga saat ini masih bisa dirasakan. Walaupun sudah tidak Presiden RI tapi kiprahnya baik di dalam dan luar negeri masih banyak,” tambahnya.

    Dia berharap para pemimpin bangsa dan rakyat meneladani kepemimpinan SBY. “Apa yang sudah dibuat pak SBY selama ini harus kita teladani dan kita jaga bersama,” terangnya. Sujono juga ingin anak muda ikut meneladani SBY selama memimpin negeri ini. “Banyak pondasi bangsa yang telah dibangun pak SBY dan selayaknya dilanjutkan,” tutupnya. (MUH NURCHOLIS)