TRENGGALEK – Sejumlah kepala daerah di Jawa Timur meminta pemerintah pusat untuk membangun bandar udara di kawasan pesisir selatan Jawa Timur bagian barat, agar memacu pertumbuhan ekonomi, serta memangkas disparitas atau kesenjangan antara pesisir utara dengan pesisir selatan.
Bupati Trenggalek, Emil Elestianto Dardak mengatakan, kawasan pesisir selatan Jawa Timur memiliki sejumlah potensi alam yang tidak kalah dengan daerah lain, mulai dari perikanan, wisata, tambang serta potensi lain.
Namun aset besar kekayaan alam tersebut tidak bisa dimanfaatkan secra maksimal akibat minimnya fasilitas tranportasi, bahkan hingga saat ini kabupaten kota yang berada di eks Karesidenan Kediri dan Madiun belum bandara komersial yang bisa dimanfaatkan untuk menunjang laju perekonomian.
“Padahal di Jember, Banyuwangi dan Malang sudah ada, tinggal bagian barat ini yang belum,” katanya.
Emil menilai keberadaan bandara sangat dubutuhkan di pesisir selatan Jatim, mengingat untuk bisa memanfaatkan moda transportasi udara harus ke Juanda Sidoarjo, Malang , Solo dan Yogyakarta. Jarak tempuh menuju bandara yang ada rata-rata membutuhkan waktu lima jam.
Pihaknya mengaku, bukan bandara besar yang diinginkan, namun lapangan terbang perintis untuk pesawat kecil. Dengan moda transportasi udara diharapkan para turis lokal maupun mancnegara bisa langsung mengekases potensi wisata di Trenggalek dan sekitarnya.
“Kalau dulu memang tidak bisa membuat bandara, karena wilayah udara disini (Trenggalek dan sekitarnya) merupakan kawasan militer, tapi sekarang Bapak Presiden sudah membuka akses itu dan meminta panglima TNI untuk mengkaji,” ujar Emil.
Menurutnya desakan untuk pembangunan bandara ini juga digaungkan bersama kepala daerah lain seperti di Tulungagung, Blitar, Kediri, Ponorogo dan Pacitan. Doktor termuda se-Asia-Pacifik ini menegaskan, untuk lokasi bandara tidak harus di wilayah Trenggalek, namun bisa di kabupaten kota lain yang ada disekitarnya.
“Kami sudah sepakat dengan para kepala daerah sekitar untuk membangun bersama pesisir selatan, bukan untuk bersaing,” imbuh suami Arumi Bachsin ini.
Bandar udara di pesisir selatan diharapkan juga sejalan dengan program pemerntah pusat yang tengah mengembangkan jalur lintas pantai selatan yang membantang mulai dari pacitan hingga banyuwangi. termasuk poros Jogja-Pacitan-Trenggalek-Malang. (DIMAS)