PACITAN- Proyek Jalan Lintas Selatan (JLS) di Kabupaten Pacitan, nyaris rampung. Sekalipun begitu, pemkab setempat belum ada greget membangun sarana dan prasarana penunjang dikawasan jalan berskala nasional tersebut. Sebut saja seperti ketersediaan stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU), belum ada tanda-tanda akan didirikan. Pun sarpras penunjang lainnya, seperti rest area, sub terminal dan kawasan pertokoan.

 

Kepala Dinas Bina Marga Dan Pengairan Pacitan, Budianto, mengatakan, dengan selesainya proyek JLS tentu akan ada multi player effect yang menyertai. Terlebih disepanjang JLS berpotensi untuk pengembangan pariwisata. Kondisi seperti inilah yang belum mendapat respon dari SKPD terkait. Budianto menyebut, seperti ketersediaan pom bensin, area peristirahatan serta pusat perbelanjaan yang sampai detik ini memang belum terealisasi. “Ini PR bagi SKPD terkait dijajaran Pemkab Pacitan,” kata dia.

 

Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian Dan Perdagangan (Dinkopindag) setempat, Hery Purwanto menambahkan, dengan selesainya proyek JLS sejumlah sarpras penunjang memang harus segera didirikan. Utamanya ketersediaan SPBU dan mobil derek. Sebab tidak menutup kemungkinan, setelah JLS nantinya diresmikan, arus lalu-lintas yang melintasi kawasan tersebut terus meningkat. Selain ketersediaan SPBU, Hery juga menegaskan, perlunya dibangun tempat-tempat peristirahatan dan pusat perbelanjaan. “Yang utama memang harus tersedia SPBU dikawasan JLS,” ujarnya, kemarin.

 

Sementara itu Setyo Raharjo, Ketua Fraksi PDIP, DPRD Kabupaten Pacitan juga berharap segera didirikan sarpras penunjang dikawasan JLS. Dia menegaskan, satuan kerja terkait segera mengambil langkah koordinasi guna menyelesaikan persoalan tersebut. (yuniardi Sutondo)