PONOROGO– Para perangkat desa di Kabupaten Ponorogo berharap kepada para wakil rakyat untuk lebih memperhatikan rakyat yang diwakilinya. Menurut Tudji, SH selaku Koordinator Kecamatan (Korcam) Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) Kecamatan Sawoo, Jum’at (8/1) seharusnya wakil rakyat yang terpilih dari Dapil Jatim VII lebih peduli lagi kepada daerah yang mereka wakili.

“Memang saat ini para wakil rakyat sudah banyak yang peduli tapi harus ditingkatkanlagi kepeduliannya dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat yang ia wakili,” kritik Tudji. Lebih jelas, Tudji menjelaskan bahwa pembangunan di daerah tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah daerah setempat saja, tetapi juga layak menjadi tugas seorang wakil rakyat.

Sebab dia menilai bahwa wakil rakyat tersebut terpilih sebagai legislator karena dukungan masyarakat di daerah pemilihannya. “Tanpa dukungan penuh masyarakat, mereka (legislator) sulit rasanya menjadi politikus di senayan,” ungkapnya. Oleh karena, dia sangat berharap kepada Ibas lebih memperhatikan Kabupaten Ponorogo yang menjadi salah satu kabupaten penyumbang suara bagi Ibas dalam 2 kali Pemilu Legislatif, yaitu 2009 dan 2014.

Tudji pun secara khusus meminta kepada Ibas mengunjungi kembali daerah/desa yang menyumbang suara signifikan kepada Ibas dalam Pileg 2014 silam. “Kami yakin Ibas maupun Tim nya memiliki catatan khusus desa mana-mana saja yang menyumbang suara banyak dalam pesta demokrasi silam, itu harus menjadi prioritas untuk diperjuangkan,” paparnya.

Seperti diketahui bahwa dalam Pileg lalu, Kecamatan Sawoo merupakan salah satu basismassasuara Ibas. “Jadi sudah saatnya, Ibas lebih memperhatikan kecamatan Sawoo, khususnya di Desa Temon, Sriti dan beberapa desa lagi di wilayah Kecamatan Sawoo yang jumlhanya ada 14 desa,” tegasnya.

Sebagai catatan dalam Pileg 2014 silam, Ibas mampu meraih 243.747 suara di Dapil Jatim VII, yang meliputi Kabupaten Pacitan, Ponorogo, Trenggalek, Magetan dan Ngawi. “Mudah-mudahan Ibas memperhatikan aspirasi masyarakat Kecamatan Sawoo,” tukasnya. (MUH NURCHOLIS)