Ngawi- Dalam Enam Bulan terakhir ini sedikitnya 6 Puskesmas di Ngawi telah menyelesaikan persyaratan perubahan status. Perubahan ini diharapkan mampu meningkatkan pelayanan kesehatan di Kabupaten Ngawi. Enam dari 24 Puskesmas didaerah ini bakal alih status menjadi Badan Layanan Umum Daerah (BLUD). Plt Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Ngawi Agus Sri Gunawan menandaskan, tim BLUD sudah melakukan survey dan evaluasi terhadap sasaran Puskesmas yang akal beralih manajemen pengelolaan ini. “Mudah-mudahan hasil evaluasi yang sudah dilakukan tim BLUD pada pekan kemarin akan didapat hasilnya. Soal harapan tentunya bisa lolos menjadi Puskesmas dengan manajemen BLUD,” terang Agus Sri Gunawan, Rabu (02/03). Ia katakan, dalam evalusi ini Dinkes bersama Tim BLUD Ngawi yang terdiri dari Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Mas’ud, Kabag Organisasi Totok Sudaryanto, Bappeda Hendro Heru, BKD (Badan Kepegawain Daerah) Ahmad Budi. Jelasnya, saat melakukan evaluasi di Puskesmas Kwadungan salah satu dari 6 assaran yang dikunjungi ini sebatas melakukan pembinaan yang dipimpin Sekretaris Dinas Kesehatan Ngawi. Dan untuk layak maupun tidaknya menyandang BLUD tetap berada ditangan tim BLUD. Namun demikian, pihaknya tetap berupaya agar 24 Puskesmas se-Kabupaten Ngawi nantinya mengantongi status BLUD. Persoalan mendasar yang menjadi kendala sebagian puskesmas untuk mendapat status BLUD menurutnya, saat ini adalah belum adanya tenaga nonmedik bidang akuntansi. Dari kunjungan yang dilakukan oleh tim BLUD di pukesmas Kwadungan, mereka sepakat bahwa banyak perubahan dan inovasi yang telah dilakukan oleh Pukesmas ini untuk mendapatkan status Pukesmas BLUD. Tim juga memberikan masukan – masukan yang sangat bagus untuk Pukesmas Kwadungan agar nanti bisa segera mendapat status Pukesmas BLUD. Dan pada akhir evaluasi Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan menerima kehormatan untuk meresmikan ruangan baby spa yang merupakan salah satu inovasi dari pukesmas Kwadungan.

Sementara secara terpisah Edhie Baskoro Yudhoyono selaku anggota DPR RI dari dapil VII Jawa Timur kepada koresponden Sinergis menanggapi secara positif perubahan status 6 Puskesmas di Ngawi tersebut. Mas Ibas demikian panggilan akrab ketua komisi 10 DPR RI ini menjelaskan dengan perubahan status ini, di harapkan semakin memberikan semangat tersendiri bagi tenaga kesehatan untuk memberikan pelayanan kesehatan yang profesional dan optiman kepada masyarakat Ngawi 

” Saya turut bangga, dengan perubahan status 6 puskesmas Ngawi dengan harapan management yang dikelola secara mandiri meningkatkan semangat pelayanan kepada masyarakat yang membutuhkan kesehatan” ungkapnya. ARD