PONOROGO – Pernyataan Bupati Ponorogo, Ipong Muchlissoni beberapa hari lalu yang akan menonaktifkan kepada pejabat atau Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang tersangkut dalam kasus tindak pidana korupsi mendapat apresiasi dari berbagai elemen masyarakat atas rencana tegas Bupati Ponorogo tersebut. Salah satunya dari LSM Bara Nusantara.

 

Diono Suwito selaku Koordinator LSM Bara Nusantara menyatakan bahwa seorang pemimpin memang harus tegas. “Kami apresiasi kalau memang Pak Ipong Akan Menonaktifkan pejabat atau PNS yang terlibat kasus korupsi,” terang Diono Suwito, Minggu (27/3). Lebih lanjut, Diono menjelaskan bahwa ada peraturan dalamdm Disiplin PNS. “Mereka yang telah ditetapkan sebagai Tersangka atau TSK HARUS dinonaktifkan dari jabatannya,” tambahnya.

 

Tetapi dia menambahkan jika dalam aturan tersebut juga ada penjelasan yang bisa mengembalikan nama baik jika PNS tersebut ternyata tidak terbukti bersalah. “Kalau dalam persidangan tidak Terbukti DIKEMBALIKAN pada jabatannya semula,” jelasnya. Oleh karenanya, berharap kepada Bupati Ipong untuk segera menonaktifkan PNS atau pejabat yang telah ditetapkan sebagai tersangka.

 

Bahkan dalam catatannya ada 4 orang PNS Pemkab Ponorogo telah ditetapkan sebagai tersangka. “Empat orang tersangka itu harus NON AKTIF dari PNS,” tukasnya. (MUH NURCHOLIS)