Ngawi-Berita yang cukup mengejutkan dari data Dinas Kesehatan Kabupaten Ngawi sampai April 2016, sedikitnya ada 39 penderita baru dalam pantuan petugas dan ini sekaligus menambah daftar panjang selama 14 tahun terakhir yang mana dari 283 orang dengan HIV/AIDS (ODHA), 134 diantaranya meninggal. Jaswadi Kasi Pengendalian Penyakit Menular Dinkes setempat berjanji, bahwa pihaknya terus menambah jumlah personel sebagai tenaga Tes dan Pemeriksaan Sukarela atau VCT. Guna pengetahui secara dini penyebaran penyakit mematikan dan belum ada obatnya ini. 

 

“Data yang cukup mengejutkan hingga kami langsung melakukan penambahan personel  VCT yang di harapkan dapat mengetahui perkembangan penyakit HIV/AIDS secara dini,” ungkap dia.
Masih menurutnya,para personel VCT akan kita sebar ke tempat yang diduga sebagai lokasi penyebaran HIV/AIDS seperti tempat prostitusi maupun tempat hiburan malam. 
Tambahnya, dengan adanya tenaga tes dan pemeriksaan sukarela ini lebih mengarah untuk meminimalisir tingkat keparahan penderita. 
Apabila sejak dini ditemukan tentunya dapat pengobatan lanjutan untuk mencegah penyakit tersebut masuk kategori AIDS. 
Saat ini penderita HIV/AIDS sangat rentan mengarah pada usia 21-35 tahun jumlahnya mencapai 44 persen.