Trenggalek – Pemerintah kabupaten Trenggalek meminta Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral  (ESDM) segera mencabut surat edaran tentang moratorium perijinan tambang baru.

Kepala Dinas Koperasi Perindustrian Perdagangan Pertambangan dan Energi (Koperindag Tamben) Kabupaten Trenggalek, I Gede Siama mengatakan, penghentian sementara ijin pertambangan tersebut akan mengganggu proses pembangunan di daerah, karena setiap proyek fisik hampir dipastikan memerlukan hasil tambang.

“Kita dinas-dinas dari kabupaten sudah datang ke ESDM pusat menanyakan sampai kapan pemberhentian sementara ini di cabut, padahal di Jawa Timur pertambangan ini sangat dibutuhkan sekali. Bahkan dikatakan oleh kepala ESDM provinsi, kalau kegiatan pembangunan itu bisa dikatakan 60 persen bahan-bahannya dari pertambangan, ada pasir,  batu ,” Kata Kepala Dinas Koperindag Tamben, I Gede Siama. 12/4/2013

I Gede Siama menambahkan, sampai saat ini pihaknya tidak berani mengelurkan ijin baru pertambangan di wilayah Trenggalek selain perpanjangan beberapa lokasi tambang yang dinilai peduli terhadap lingkungan dan sesuai  dengan ketentuan. Sebelumnya, Kementerian ESDM mengeluarkan surat edaran ke pemerintah daerah untuk menghentikan sementara ijin pertambangan baru hingga ada keputusan tentang wilayah pertambangan. (Dimas)