TRENGGALEK – Pemkab Trenggalek terus mendorong terwujudnya program pengembangan kawasan selingakar wilis yang meliputi Kabupaten Tulungagung, Trenggalek, Ponorogo, Madiun, Nganjuk dan Kabupaten Kediri (Tunggal Rogo Mandiri).
Kepala Bagian Humas dan Protokol, Setda Trenggalek, Yuli Priyanto mengatakan, peengembangan kawasan yang berada di lereng Gunung Wilis diharapkan akan membawa dampak positif untuk kemajuan ekonomi dan kemakmuran masyarakat.
“Salah satu yang sedang sangat penting akses jalan sepanjang 235 KM, ketia akses ini benar-benar terwijud dan bagus, maka program pembangunan akan lebih mudah,” katanya.
Menurutnya, salah satu sektor yang saat ini menjadi konsentrasi dari pemerintah di masing-masing daerah selingkar wilis adalah infrastruktur. Infrastruktur akan menjadi pembuka untuk pengembangan potensi daerah, mulai dari wisata, pertanian dan perkebunan.
Untuk mewujudkan hal tersebut, paguyuban kabupaten Tunggal Rogo Mandiri telah melakukan penandatanganan kerjasama pembangunan jalan di selingkar wilis. Kerjasama ini merupakan salah satu bentuk keseriusan dari masing-masing daerah untuk mempercepat pembangunan di lereng Wilis.
“Kemarin juga dilakukan serah terima tugas koordinator, dari Sekda Tulungagung kepada Sekda Kabupaten Trenggalek,” kata Yuli.
Kawasan lereng wilis dinilai sangat potensial untuk dijadikan sebagai wilayah agropolitan, karena memiliki udara yang relatif dingin serta kaya akan potensi alam lainnya.
“Tujuan akhirnya adalah kemajudan ekonomi dan kemakmuran rakyat, sehingga tidak terjadi ketimpangan antara masyarakat pegunungan dengan perkotaan maupun pesisir,” ujarnya.
Bahkan lanjut Yuli, dukungan dari Pemerintah Propinsi Jawa Timur terhadap program Tunggal Rogo Mandiri, dalam memfasilitasi kerjasama pengelolaan potensi ekonomi dan wisata gunung wilis ini sangat besar.(DIMAS)