PONOROGO – Bupati Ponorogo Amin memberi bantuan traktor dan alat pertanian kepada 25 Kelompok Tani se-Kabupaten Ponorogo. Kebijakan ini sejalan dengan upaya Pemkab Ponorogo membatasi alih fungsi lahan menjadi pemukiman sehingga ketahanan pangan tetap terjaga.

Menurut Amin, selain membatasi alih fungsi lahan, ketahanan pangan harus dijaga dengan mengefektifkan pengarian di Ponorogo. Saat ini, Pemkab terus membangun sejumlah embung baru untuk keperluan pengarian lahan pertanian. Salah satunya adalah Waduk Bendo yang menggunakan anggaran APBN.

Amin menegaskan, selama ini pembangunan di Ponorogo memang lebih dititikberatkan pada sektor pertanian karena 80 persen warga Ponorogo menggantungkan hidupnya dari bertani. Penyerahan hand tractor kepada kelompok tani itu berlangsung di Gudang Balai Penyuluh Pertanian yang berada di samping Kantor Camat Babadan.

Hadir dalam acara itu kepala Dinas pertanian Harmanto, kepala Bidang TPH Dinas Pertanian Suprapto  dan para pejabat di lingkungan Dinas Pertanian, Kelompok tani penerima bantuan dan sejumlah undangan lainnya.

Amin juga  mengatakan bahwa bantuan dari dana sosial ini merupakan jawaban atas doa para petani. Ia meminta kepada para kelompok tani yang menerima bantuan ini agar dapat menggunakan dan memanfaatkannya semaksimal mungkin.

“Bantuan ini tolong dimanfaatkan semaksimal mungkin dan diserahkan kepada masyarakat atau petani yang membutuhkan agar tepat sasaran, kita harus bekerjasama dan saya akan berusaha bekerja keras untuk membangun daerah yang kita cintai ini,” ujar Amin. Bupati juga menambahkan agar seluruh kelompok tani yang menerima bantuan ini dapat menjaga dan merawat bantuan tersebut.

Sementara itu Kadis Pertanian Ponorogo  Harmanto mengatakan penyerahan bantuan hand tracktor dalam rangka revitalisasi pembangunan pertanian khususnya mencapai swasembada pangan yang berkelanjutan pada tahun 2014 mencapai 10 juta ton. Untuk itu pihaknya meminta kepada semua pihak untuk bekerja keras mengelola pertanian sehingga peningkatan produksi nasional target sebesar 72,06 juta ton gabah kering bisa tercapai.

“Sekali lagi, saya pesan kepada semua kelompok tani untuk bisa memahami, dengan hand tractor itu bisa bekerja lebih giat dan tentunya hasil yang diuperoleh akan lebih maksimal,” ujar Harmanto.

Hal serupa diuangkapkan  Kabid Tanaman Pangan dan Holtikultura (TPH) Dinas Pertanian Ponorogo Suprapto bahwa pemberian bantuan hand traktor kepada 25 kelompoi tani tersebut murni upaya pemerintah daerah dalam rangka mendukung target pemerintah Kabupaten Ponorogo bisa mencapai swaswembada beras hingga mencapai 10 juta ton pada tahun 2014.

“Untuk itu, berbagai usaha dan bantaun terus diupayakan oleh pemerintah untuk membantu para  petani di Ponorogo dan secara bertahab bantuanm lain pada tahun ini juga akan digulirkan,” terang Suprapto. (MUH NURCHOLIS)