PONOROGO – Masyarakat kompak gotong royong dibantu anggota Polisi dan TNI membersihkan material banjir bandang di Desa Grogol, Kecamatan Sawoo, Ponorogo, Jatim. Kegiatan dilaksanakan sebagai upaya membersihkan dan membantu para korban banjir di wilayah tersebut, Selasa (12/4) kemarin.


     Para anggota Polisi berasal dari Polsek Sawoo dan TNI berasal dari Koramil Sawoo. Tampak juga para Perangkat desa Grogol. “Alhamdulillah kita juga dibantu dari  Komunitas trail dan warga masyarakat dalam gotong royong membersihkan rumah warga milik Bonari dan Samenan yang berada di Dukuh Grogol,” kata Rohmad selaku Kepala Desa Grogol.

 
   Sementara itu data dari UPT Dinas Pertanian Kecamatan Sawoo data sawah yang terendam air akibat terkena banjir di Desa Grogol seluas 23 Hektar. Rinciannya terdiri dari 3 kelompok tani atau sebanyak 63 orang. 
 
     “Untuk Kelompok Tani  Sumber Rejeki seluas 17 Ha terdiri dari 40 orang petani,” tambahnya. Sedangkan Kelompok Tani Harapan Tani akibat banjir ada 4 Hektar sawah terendam atau sebanyak 11 orang petani. “Terkecil yang berdampak banjir adalah areal sawah di Kelompok Tani Ngudi Utomo seluas 2 Hektar atau sebanyak 12 orang petani,” imbuhnya.  
 
     Lebih lanjut dia memaparkan jika tanaman padi baru saja ditanam sekitar satu minggu lalu. “Rata-rata padi baru ditanam seminggu dan tanaman padi tersebut kalau terendam air terus maka akan mati atau rusak,” paparnya. (MUH NURCHOLIS)