Pacitan- Parpol peserta pemilu dituntut segera menyelesaikan perbaikan berkas bagi semua bakal calegnya yang dinilai masih kurang. H. Agus Hadi Prabowo, Komisioner Komisi Pemilihan Umum Kabupaten (KPUK) Pacitan mengatakan, batas akhir pengembalian berkas tanggal 22 Mei 2013. “Jadi saya harap pada tanggal tersebut, semua berkas bakal caleg yang masih kurang bisa diselesaikan,” ujarnya, Selasa (21/5).

Agus mengatakan, secara umum semua parpol peserta pemilu masih harus melengkapi dan melakukan perbaikan pemberkasan bagi bakal calegnya. Sekalipun begitu, lanjut Agus, kekurangan tersebut hanya ringan-ringan saja. Misalnya seperti legalisir ijazah, surat keterangan dokter serta penyesuaian nama yang tidak sama antara KTP dengan berkas lainnya. “Masalah ini bisa disikapi dengan surat keterangan tentang penulisan nama yang benar,” jelas mantan guru dilingkup Kemenag ini.

Selain persoalan pemberkasan, Agus juga mengungkapkan adanya pergantian komposisi bacaleg oleh salah satu parpol. “Hanya memindah saja, dari daerah pemilihan A ke daerah pemilihan B. Misalnya seperti itu,” tutur dia pada awak media.

Sementara itu Berty Stevanus, Ketua Panwaslu Kabupaten Pacitan menambahkan, sementara waktu ini memang belum ditemukan adanya pelanggaran yang dilakukan parpol ataupun KPU. Dia menegaskan, saat ini masih proses perbaikan berkas. “Panwaslu belum bisa memfonis ada tidaknya pelanggaran. Sebab saat ini masih dalam proses perbaikan,” ujar mantan Sekretaris KPUK Pacitan ini, ditempat terpisah.

Berty menegaskan, Panwaslu akan intensif melakukan pengawasan sehari setelah batas akhir pengembalian berkas ke KPU. “Sehingga akan diketahui bacaleg mana yang tidak memenuhi syarat,” jelasnya.

Selain masalah kelengkapan berkas, Berty menambahkan, Panwas juga akan memelototi ketentuan pemenuhan kuota perempuan disetiap daerah pemilihan. Sebab, persoalan ini sangat krusial. “Kalau tidak terpenuhi, semua caleg di Dapil tersebut dinyatakan gugur,” tandas Berty mewanti-wanti. Yuniardi Sutondo