PACITAN- Sekalipun tak gampang merebut piala Adipura Kencana kategori kota sedang, namun harapan Pemkab Pacitan menyabet lambang supremasi tertinggi dibidang kebersihan tersebut, akan terlaksana. Kepala Kantor Lingkungan Hidup (KLH) setempat, Joni Marjanto, sangat optimistis, Kabupaten Pacitan bakal meraih piala paling bergengsi itu. Meski, lanjut dia, untuk merealisasikan keinginannya tersebut dibutuhkan perjuangan dan waktu relatif panjang. “Ya paling tidak butuh waktu 2-3 tahun,” kata Joni, diruang kerjanya, Rabu (13/3).

Joni mengungkapkan, ada beberapa syarat yang harus dipenuhi agar lambang supremasi paling prestisius tersebut bisa bertandang ke Pacitan. Satu diantaranya, harus masuk lima besar untuk kategori kota kecil dan sedang. Selain itu, penguatan kelembagaan, serta alokasi anggaran dibidang lingkungan hidup  juga menjadi salah satu syarat yang tidak boleh ditinggalkan. “Yang paling urgensi lagi, kemampuan daerah untuk reduksi timbulan sampah minimal 14 persen,” jelas pejabat eselon IIIa ini.

Joni mengakui Piala Adipura Kencana merupakan prioritas utama yang harus diraih Pemkab Pacitan dimasa mendatang. Apalagi, diseluruh Indonesia baru ada satu kabupaten/kota, yaitu Tulung Agung yang sudah pernah menyabet prestasi tertinggi dibidang kebersihan untuk kategori kota sedang terbersih. Sementara kategori kota metro, masih dipegang Surabaya. “Kota lain yang masuk nominator seperti Malang dan Probolingo. Sedangkan Pelembang, masuk nominator kategori kota Metro,” sebutnya.

Masih menurut Joni, Pemkab Pacitan sudah kali kelima menyabet piala Adipura. Bahkan pada tahap pantau dua yang dilakukan Pusat Pengelolaan Ekoregion Jawa, Badan Lingkungan Hidup Provinsi Jatim, LSM Pemerhati Lingkungan, dan  Perguruan Tinggi, Pacitan masuk nominator. Finalnya saat dilaksanakan pantau verifikasi sekitar Mei mendatang. “Hasilnya akan disampaikan pada tanggal 5 Juni bertepatan dengan Hari Lingkungan Hidup. Piala Adipura akan diserahkan langsung oleh presiden kepada masing-masing kepala daerah di Istana Negara,”pungkasnya. (Yuniardi Sutondo)