TRENGGALEK-Hujan deras mulai intens mengguyur Kabupaten Trenggalek. Memasuki musim penghujan pada akhir tahun 2015 ini Pemerintah Kabupaten Trenggalek menetapkan status siaga bencana. Hal ini karena hampir disetiap kecamatan di Kabupaten Trenggalek masuk dalam kategori rawan. Sedangkan untuk bencana alam yang paling berpotensi terjadi di Kota Berteman Hati ini adalah bencana tanah longsor. Tanah longsor ini sering kali terjadi di daerah yang berada di pegunungan seperti halnya, Kecamatan Panggul, Pule, Dongko, Bendungan, Munjungan dan Watulimo. Sedangkan untuk wilayah dataran rendah termasuk Kecamatan Kota yang paling berpotensi adalah banjir bandang, seperti yang terjadi terakhir di Desa Parakan.

Menurut Joko Rusianto Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Trenggalek, bencana alam yang paling rawan terjadi di Kabupaten Trenggalek antara lain adalah banjir, tanah longsor dan angin puting beliung. Sebelumnya bencana alam tersebut sudah pernah terjadi di Kabupaten Trenggalek tahun lalu.

” Banjir bandang itu hanya sebentar, namun mengakibatkan dampak kerugian yang sangat besar imbuhnya.(22/12). (babe)