PONOROGO – Banyaknya kasus korupsi yang ada di Ponorogo seakan tidak berujung, bahkan berbagai kasus korupsi tersebut melibatkan pejabat tinggi di kota reyog, namun hingga saat ini para koruptor itu masih bisa berkeliaran.
     “Masyarakat saat ini menunggu dan bertanya-tanya, banyak pejabat yang terlibat korupsi, namun tidak sesegera di eksekusi, ada apa ini,” kata Muh Yani, penghianat anti korupsi yang bertempat tinggal di Ponorogo.
     Lanjutnya, kejaksaan negeri Ponorogo seakan tidak ada progres selanjutnya untuk menuntaskan, perkara kasus korupsi di Ponorogo, terlebih yang menyakut pejabat, mereka berasalan masih dalam proses dan tidak asal eksekusi.
     “Apakah dengan berdalih keterbatasan anggaran, masih dalam pengembangan dan lain sebagainya, semuanya menjadi tidak berjalan didalam menangani sebuah kasus hukum, bahkan terkesan di ulur-ulur dan pada akhirnya hilang,” tandasnya.
    Dengan seperti ini, jelas akan membuat stigma negatif bagi kejaksaan negeri sendiri dari masyarakat, ketegasan dan tidak pandang bulu yang selalu digembar-gemborkan harus selalu ditunjukan oleh Kajari dan anak buahnya.
     “Jangan tumpul diatas, tajam dibawah, didalam menangani sebuah kasus hukum, agar kepercayaan masyarakat terhadap penegak hukum menjadi tetap terjaga,” ungkapnya.
     Flasback ada berbagai kasus hukum yang hingga kini belum terselesaikan, seperti kasus di Dinas Pertanian, kasus DAK di Dinas Pendidikan yang melibatkan mantan wakil bupati Ponorogo, bahkan ada beberapa terpidana kasus hukum DAK sudah ada yang terbebas.  (MUH NURCHOLIS)