Ngawi-Hanya diguyur hujan deras selama beberapa jam saja di wilayah Ngawi dan sekitarnya 3 kecamatan di Ngawi terendam banjir. Terpantau 3 kecamatan tersebut diantaranya Kec. Geneng, Kec Kwadungan dan Kec. Pangkur selain itu para petani di hadapkan dengan gagal panen. Sedikitnya ratusan rumah yang berada di Dusun Rejosari Desa Kasreman Kecamatan Geneng Kabupaten Ngawi mulai sabtu pagi (12/3) terendam air. Terendamnya kampung tersebut lantaran meluapnya air yang berasal dari sungai anakan Bengawan Madiun. Meluapnya sungai yang melintas di desa tersebut tidak lain disebabkan adanya hujan lebat yang terjadi di Wilayah Madiun dan sekitarnya seharian penuh. Sehingga Air luapan sungai langsung menggenangi perkampungan warga mulai pukul 03.00 WIB dini hari.


Adanya luapan sungai yang merendam seluruh jalan desa hingga 1 meter membuat aktifitas warga sekitar lumpuh total. Warga yang mayoritas petani tersebut memilih untuk menunggu di rumah masing-masing selama air masing menggenangi perkampungan. “ ini dampak luapan dari sungai anakan bengawan Madiun, yang mulai dini hari tadi sudah masuk di kampung saya. Dan sampai saat ini kami masih menunggu air surut dan baru kembali ke sawah untuk panen padi,” Terang Oni Londo. Selain mengganggu aktifitas warga, luapan air tersebut di pastikan juga akan mengancam kerugian bagi petani padi yang saat ini memasuki musim panen yang otomatis berpengaruh bagi hasil panen


Tidak hanya itu saja untuk memasuki kecamatan Kwadungan saja, warga harus ngojek gerobak yang di sewakan warga sementara untuk roda empat memaksa memutar haluan dengan jarak tempuh yang lumayan jauh.ARD