PACITAN-Jembatan Soge kini mulai akrab di telinga kaum muda Pacitan. Jembatan yang berada di Desa Tawang, Kecamatan Sidomulyo, Pacitan yang dilalui Jalan Lintas Selatan (JLS) seolah berubah menjadi tujuan wisata baru.

“Sejak JLS tersambung antara wilayah Kebonagung-Sudimoro, akses jalan ke Sudimoro menjadi lebih mudah,” kata salah seorang warga setempat, Budi, Jumat, (15/03/2013).

Dia menambahkan ada selisih 45 menit jika melewati Kebonagung daripada lewat Mentoro. Namun bila sore hari biasanya tampak belasan anak muda nongkrong di jembatan tersebut. “Ada yang foto-foto, ngobrol. Ada juga yang berduaan,” terangnya.

Selesainya jalan lintas selatan di wilayah itu turut membuka satu lagi wisata pantai di kota 1001 goa. “Pantai Tawang sekarang jauh lebih ramai pasca kelarnya pembangunan JLS. Akibatnya perekonomian warga setempat mulai merangkak naik,” tandasnya.

Sementara itu, disisi lain rampungnya Jalur Lintas Selatan dinilai berbahaya bagi jasa angkutan barang. “Kalau angkutan barang malah lebih aman melewati jalan yang lama (wilayah Mentoro),” kata salah seorang pengusaha, Harto. Tanjakan JLS yang terlalu tinggi dianggap sangat berbahaya untuk angkutan barang. “Meskipun waktunya lebih lama melewati jalan lama, namun barang yang kita angkut kan lebih aman,” bebernya.

Hal ini bukannya tanpa alasan. Sebab, sudah banyak pengguna jalan yang terjatuh dan tidak sedikit pula terjadi kecelakaan di wilayah Desa Gayam, Kecamatan Kebonagung tersebut. “Pengemudi dari arah Ngadirojo memang musti lebih hati-hati pas melewati turunan yang menikung di Desa Gayam. Disana kerap makan korban,” pungkasnya. (frend Mashudi)