PONOROGO – Hujan deras yang mengguyur Ponorogo selatan mengakibatkan jalur yang menghubungkan Desa Gedangan dengan Desa Baosan Kidul, Kecamatan Ngrayun putus total sejak Kamis (24/11) pukul 17.35 WIB sore.
Peristiwa bencana alam tanah longsor di Desa Gedangan, Kecamatan Ngrayun tersebut dibenarkan oleh Kasubag Humas Polres Ponorogo, AKP Sudarmanto. “Memang benar tadi sore di Dukuh Kajan, Desa Gedangan, Ngrayun terjadi bencana alam tanah longsor yang menimpa jalan poros desa Baosan kidul- Gedangan,” ungkap AKP Sudarmanto, malam ini.
Dia menjelaskan jika di wilayah desa Gedangan mulai pukul 13.00 WIB terjadi hujan deras. “Mungkin karena tanah labil dan hujan yang lebat akhirnya tanah longsor ke jalan dan mengakibatkan jalan poros ke arah Gedangan – Baosan Kidul tertutup tanah longsor dan tidak bisa di lewati kendaraan baik roda dua maupun roda empat,” paparnya.
Menurutnya, dikarenakan sudah malam dan posisi yang longsor di tengah hutan maka belum bisa di adakan pembersihan tanah yang longsor. “Pihak perangkat desa setempat sudah memasang rambu/ tanda dalam jarak sekitar sepuluh meter, agar pengendara tidak terjebak,” jelasnya.
Selain itu dia juga menambahkan jika proyek pengecoran jalan menuju Desa Gedangan juga banyak yang rusak. “Bahkan semen 75 sak hanyut dan kendaraan yang mau ke Baosan Kidul di arahkan lewat jalur alternatif di Dukuh Sobo,” tukasnya. (mnc)