PONOROGO – Meluasnya jalan rusak di Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur dikeluhkan banyak pihak. Bukan hanya warga Kabupaten Ponorogo yang menikmati jalan berlubang. Banyak wisatawan dari berbagai daerah yang merasakan nikmatnya jalan berlubang.

Seperti diakui Lestari, wisatawan asal Solo, Jawa Tengah yang mengaku kaget dengan infrastruktur jalan di Bumi Reyog tersebut. “Jalanan di Ponorogo kok rusaknya cukup parah, banyak sekali jalan berlubang,” aku Lestari, kemarin.

Lestari ke datang ke Ponorogo untuk berhibur ke Telaga Ngebel. “Usai keliling dari Telaga Ngebel, kami dan keluarga mampir ke wisata Kuliner Dawet Jabung, di dekat perempatan Jabung saja ada lubang besar di dekat Trafig Light, ini cukup mengganggu pengguna jalan,” keluhnya.

    Padahal menurut Lestari, akses perempatan Jabung juga merupakan satu jalur menuju Pondok Pesantren Darussalam, Gontor, Mlarak. Dia berharap pihak terkait di Pemkab Ponorogo segera memperbaiki kerusakan jalan. “Menyedihkan dan membahayakan pengguna lalu lintas kalau jalannya rusak parah,” paparnya.

    Seperti diketahui protes terkait rusaknya jalan saat ini meluas di 21 Kecamatan yang ada di Kota Reyog. “Bahkan spanduk dan baliho protes terkait jalan rusak terpasang dimana-mana, memang cukup bagus sebagai peringatan pemakai jalan untuk lebih berhati-hati,” tutur Dian, warga Desa Bancar, Kecamatan Bungkal.

    Tetapi spanduk atau tulisan tersebut kadang mengganggu pemandangan. “Di satu sisi bagus, di sisi lain kadang malah mengganggu pemandangan,” kata Sulis, seorang pengguna jalan asal Sumoroto. (MUH NURCHOLIS)